INSTINGJURNALIS.COM - Pasca terbunuhnya Munsir Hamid (53), Kepala Desa Salebba yang tewas ditikam AKT alias Akka (43) karena diduga dilatar belakangi dendam yang terencana sejak lama karena lawan politik, membuat sejumlah Kepala Desa hawatir, jika insiden tersebut terjadi terhadap Kades lain jika hal tersebut tidak memberi efek jera secara radikal oleh konsekuensi hukum apalagi pelaku dikenal terbiasa melakukan kriminalitas itu (residivis).
Hal tersebut dijelaskan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Kanustra Andi.Asrul Amri.SH.MH saat dirinya menerima isi pengaduan sejumlah Kepala Desa di kantornya.
"kejadian yang menimpa Kades Salebba menjadi atensi hukum, karena jika tidak ada efek jera secara radikal terhadap pelaku pembunuhan tersebut, tidak menutup kemungkinan akan terjadi terhadap Kades lainnya, karena ini efek dendam yang terencana sejak lama"ungkapnya.
Kejadian tersebut diketahui sebelumnya saat adanya kegiatan perkemahan HUT ke-80 RI di Lapangan Sepak Bola Dusun Lonrong, Desa Patti, Sabtu (16/8/2025).
Desa Salebba terletak di Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Sedangkan peristiwa itu terjadi Sabtu (16/8/2025) malam di area perkemahan Lapangan Sepak Bola Lonrong, Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre.Korban sempat dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone, namun naas nyawanya tak tertolong.
"Pelaku ini residivis. Pernah menjalani hukuman kasus pembunuhan tahun 2016 dengan vonis tiga tahun, juga kasus kepemilikan sajam dengan vonis lima bulan," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji saat dikonfirmasi sebelumnya.
Kemudian terkait dengan kronologi peristiwanya sebelumnya Kasi Humas Polres Bone Iptu Reyendra menjelaskan saat itu korban sedang duduk di salah satu stand perkemahan.
Kemudian tiba-tiba pelaku masuk dan langsung menikam korban satu kali ke arah dada untuk memuaskan dendam lama yang tersimpan.
Warga panik sempat membawa korban ke RSUD Tenriawaru Bone."nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk pada dada sebelah kanan," ujarnya.
Penulis : Lukman Sardy
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP
Komentar0