Diperiksa KPK, Nurdin Abdullah Dicecar Soal Persetujuan Proyek dan Penerimaan Uang

3/09/2021 | 14:03 WIB

Bagikan:

Editor: Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel, menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (08/03/2021). 


Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Nurdin dihadirkan untuk saling bersaksi dengan bekas Sekretaris Dinas PUTR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto. 


"Tersangka NA, ER dan AS masing-masing diperiksa oleh tim penyidik KPK dalam kapasitas sebagai saling menjadi saksi," kata Fikri. 


Ketiga tersangka diminta untuk memberikan kesaksian terkait pengerjaan proyek oleh Agus Sucipto. 


"Tim Penyidik KPK menggali pengetahuan para tersangka tersebut diantaranya terkait dugaan pengerjaan beberapa proyek oleh tersangka AS yang sebelumnya telah disetujui oleh tersangka NA melalui tersangka ER," sebutnya. 


Dikatakan, tim penyidikan menggali lebih dalam dugaan TPK suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021.


"Dikonfirmasi pula terkait teknis penyerahan sejumlah uang, berupa fee yang diduga diberikan untuk  tersangka NA oleh tersangka AS melalui tersangka ER. Keterangan selengkapnya tentu telah tertuang di dalam BAP pemeriksaan yang akan diungkap di depan persidangan yang terbuka untuk umum," bebernya.


Sebelumnya, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, Jumat (5/3/2021).


KPK menetapkan Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel. Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka merupakan tindak lanjut atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Jumat (26/2/2021) malam. 


Nurdin ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yakni Edy Rahmat (ER) merupakan Sekretaris Dinas Perangkat Uji Tanah Rawa (PUTR) Provinsi Sulawesi Selatan dan Agung Sucipto (AS) merupakan seorang kontraktor.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI