Pemkab Sinjai Terjunkan Ratusan Orang Lakukan Pendataan Keluarga

4/01/2021 | 19:10 WIB

Bagikan:

 Pemkab Sinjai Terjunkan Ratusan Orang Lakukan Pendataan Keluarga

INSTINGJURNALIS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menerjunkan 543 tenaga pendatan untuk melakukan pendataan keluarga 2021 yang serentak dilaksanakan pada Kamis, (1/4/2021).


Pendataan keluarga ini dimulai dari keluarga Wakil Bupati Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong. Itu, dilangsungkan di rumah Jabatan Wakil Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya Sinjai. Selain itu di waktu yang bersamaan pendataan juga dilakukan kepada keluarga Camat dan sekretaris Camat di wilayah masing-masing. 


Kemudian untuk tingkat desa dan kelurahan, pendataan dimulai kepada keluarga Kepala Desa dan Lurah setempat.


"Khusus di Sinjai kita mulai pendataan lebih pagi jam 07.00 Wita dimulai dari keluarga ibu Wabup dan Insya Allah nanti setelah bapak Bupati kembali dari dari tugas luar kita akan lakukan pendataan keluarga di keluarga beliau," kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai, Haerani Dahlan. 


Dikatakan Haerani, pendataan keluarga tahun 2021 ini berlangsung selama dua bulan atau 1 April - 31 Mei 2021. Dalam pendataan ini, pihaknya melibatkan kader posyandu dan kader KB dengan terget sasaran 69.193 kepala keluarga (KK). 


"Pendata yang kita siapkan 534 orang. Jadi ini serentak di seluruh Indonesia dilakukan pendataan keluarga oleh penyuluh KB dan kader-kader yang sudah terlatih," tambahnya. 


Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai ini berharap dukungan masyarakat mengenai program pendataan keluarga tahun 2021. 


"Mudah-mudahan target 2 bulan ini Insya Allah semuanya rampung. Kami juga meminta kerjasama masyarakat untuk mensukseskan pendataan ini,"harapnya. 


Terpisah Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong, yang ditemui berharap pendataan keluarga di Kabupaten Sinjai bisa dimaksimalkan karena banyak hal yang bisa dipetik dari pendataab ini. 


Salah satunya, ungkap Wabup ialah bagaimana mendata persoalan stunting, mengetahui keakuratan penduduk, dan perencanaan keluarga. 


"Yang paling penting, dengan pendataan ini kita bisa melihat keluarga-kekuarga yang ada di Kabupaten Sinjai sejauh mana bisa maksimal dengan merencanakan keluarga," tandasnya. (*)


Laporan: Satria


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI