Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Jagung Hibrida jadi Primadona di Sinjai

7/28/2021 | 17:08 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURALIS.Com--Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) melakukan kunjungan lapang kegiatan hilirisasi dan inovasi jagung hibrida Kementerian Pertanian di Desa Kalobba, Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai, Rabu (28/07/2021). 


Kunjung ini merupakan tindak lanjut kerjasama antara Pemkab Sinjai dengan Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) Kementerian Pertanian. Kegiatan dengan tema "Kunjungan Lapang Kegiatan Hilirisasi dan Inovasi Jagung Hibrida Kementan TA 2021 Kerjasama Balitsereal dan Pemkab Sinjai", diharapkan kualitas hasil panen jagung bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 


Kepala Balitsereal, Dr Muhammad Azrai mengatakan, kelebihan jagung hibrida produksi terletak pada kualitas benihn uang yang dihasilkan. 

Ia mencotohkan, masa panen semua jagung hampir sama, kecuali jenis jagung hibrida JH 36 yang memiliki keunggulan. 


"Waktu panen jagung jenis JH 36  tidak sampe 100 hari. Kalau pada umunya jagung hibrida yang lainnya 105 hari,  JH 36 itu hanya 86 hari sudah bisa dipanen," kata Dr Muh. Azrai. 


Azrai juga memperkenalkan jenis variates jagung hibrida mulai ada JH 37, ASA 29, JH 29, JH 36, HJ 21, Bima 20, Bima 17 dan Bima 9. Jadi kata dia, varietas yang produksinya lebih besar hasil lebih tinggi mulai 5 sampai 12 ton per hektare. 


Sementara itu, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa mengharapkan dengan hadirnya berbagai variates jagung hibrida mampu menjadi andalan dalam dunia serelia dan menjadi sesuatu hal yang lebih 'meledak'. 


Ia menginginkan Balitsereal menjadi rolemode untuk sebuah konsep bertani dibidang serealia mulai dari hulu dengan menerapkan mekanisasi dengan teknologi modern hingga hilir dalam membangun skala ekonomi yang menguntungkan.


"Kami mengharapkan dapat menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat yang ingin sukses mengembangkan jagung. Karena menurut beliau pertanian adalah bisnis, pertanian adalah industri dan pertanian adalah lapangan kerja dan mampu bertahan di masa pandemi," kata Andi Seto. 


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI