BPNT Bone Disoal, Penerima Dapat Telur Busuk

8/30/2021 | 16:25 WIB

Bagikan:

Musriandi


INSTINGJURNALIS.com--Bantuan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Bone kembali disoal. Pasalnya, bantuan sosial itu dikeluhkan keterlambatan penyalurannya hingga tiga bulan. Akibatnya, bantuan berupa telur tidak layak dikonsumsi alias busuk. 


"Kata petugasnya diterima sekali dalam tiga bulan dengan jumlah 6 rak telur dan 30 kg beras, namun bulan lalu diantara 6 rak telur hampir satu rak-nya telurnya busuk dan mengeluarkan bau," kata TI salah satu KPM asal Kecamatan Palakka, Senin, (30/08/2021).


Hal sama juga dikeluhkan warga asal Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat mengaku mendapati bantuan berupa telur yang disalurkan setiap rak-nya tidak layak dikonsumsi.


"Terimanya sekali dalam tiga bulan dan ini memasuki kedua kalinya, sebenarnya kecewa tapi mau bagiamana lagi karena katanya petugas se-Kabupaten Bone begitu. Bahkan setiap menerima pasti ada telurnya yang busuk dan mengental," ungkap AN, mengaku kecewa dengan keterlambatan penyaluran program BPNT itu. 


Sekedar informasi, program BPNT di Bone saat ini dalam tahap penyelidikan kepolisian setempat. Polisi menduga ada permainan program BPNT dimana disinyalir KPM menerima bantuan tidak sesuai dengan jumlah yang sudah ditetapkan kementerian sosial. 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI