Biaya Operasional BPD Bakal Ditambah, Andi Seto Harap Kinerja Ditingkatkan

10/23/2021 | 13:21 WIB

Bagikan:

 

Biaya Operasional BPD Bakal Ditambah, Andi Seto Harap Kinerja Ditingkatkan

INSTINGJURNALIS.com - Aspirasi anggota Badan Permusyarawatan desa (BPD) saat melakukan silaturahmi dengan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) Jumat (22/10/2021) malam di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Sinjai, mendapat angin segar dari orang nomor satu di Pemerintahan Sinjai.


Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai berupaya menambah biaya operasional anggota BPD.


"Ini kita lakukan karena melihat kinerja teman-teman BPD dibawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ucap Bupati ASA dihadapan pengurus Asosiasi BPD Sinjai.


Rencana penambahan operasional ini diharapkan Bupati ASA, dapat lebih meningkatkan kinerja anggota BPD di Sinjai dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparat desa.


"Mudah-mudahan ini bisa menambah semangat teman-teman BPD untuk lebih bekerja keras lagi atau meningkatkan kinerjanya," harapnya.


Sebelumnya salah satu anggota BPD Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Andi Maddolangeng dihadapan Bupati ASA menyampaikan terima kasih atas respons baiknya terhadap rencana penambahan biaya operasional anggota BPD.


Biaya operasional ini menurut Andi Maddolangeng, penting untuk menunjang kinerja anggota BPD di desa.


"Kami memang meminta agar biaya operasional BPD naik, sehingga dengan adanya ini membuat kami lega, bisa menambah kapasitas tugas kami di desa. Alhamdulillah langsung di respons baik pak Bupati," pungkasnya.


Terpisah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai, Hj Andi Hariyani Rasyid, berharap BPD segera mengusulkan rancangan sesuai kebutuhan operasional anggota BPD


Pengusulan rancangan penambahan biaya operasional anggota BPD paling lambat dirampungkan sebelum penetapan APBDes pada tanggal 31 Oktober 2021.


"Segera dimusyawarahkan untuk membuat rancangan beserta rincian sebelum penetapan APBDes pada tanggal 31 Desember. Jadi pas Januari 2022 itu sudah jalan," jelasnya.


Mantan Camat Sinjai Utara itu menyebutkan, besaran biaya operasional anggota BPD di Sinjai bervariasi mulai 7-15 juta pertahun, sesuai kebutuhan operasional BPD masing-masing.


Sekadar diketahui, perhatian Bupati ASA terhadap anggota BPD di Sinjai sangatlah luar biasa, sebab di tahun 2020 lalu gaji atau insentif anggota BPD di Kabupaten Sinjai bertambah sebesar Rp200 ribu. Dimana sebelumnya, gaji Ketua BPD hanya Rp1 juta naik menjadi Rp1,2 juta. Wakil Ketua dari Rp900 ribu naik ke angka Rp1,1 juta.


Sedangkan Sekretaris BPD dulunya Rp850 ribu, sekarang gajinya berjumlah Rp1,1 juta. Begitupun dengan anggota yang hanya mendapat gaji Rp800 ribu, kini sudah mencapai gaji Rp1 juta.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI