2022, Pemkab Sinjai Peroleh Anggaran Ratusan Miliar untuk Membangun Infrastruktur

12/03/2021 | 18:35 WIB

Bagikan:

 2022, Pemkab Sinjai Peroleh Anggaran Ratusan Miliar untuk Membangun Infrastruktur


INSTINGJURNALIS.com - Tahun 2022 kembali kabupaten Sinjai peroleh lagi anggaran sebanyak Rp53 miliar guna pembangunan infrastruktur pembangu

nan jalan, Dengan anggaran besar itu Bupati Sinjai Andi Seto Asapa harap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Sinjai itu sendiri.


Perolehan anggaran jalan itu diketahui usai Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (3/12/2021). 


Berdasarkan data yang dihimpun, rincian alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2022 untuk Kabupaten Sinjai sebesar Rp947,9 miliar. Terdiri dari dana transfer umum Rp557,7 M, dana transfer khusus Rp313,2 M, Dana Insentif Daerah (DID) Rp 13,1 M, dan Dana Desa Rp63,6 M. 


Anggaran bidang jalan sendiri masuk dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang merupakan bagian dari dana transfer khusus. Jumlah anggarannya mencapai Rp53 M. Terbagi menjadi reguler jalan Rp40 M dan penugasan jalan Rp13 M. Bidang pendidikan juga mendapat porsi anggaran sebesar Rp31 M. Sementara bidang irigasi mencapai Rp19 M. 


Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan, pengerjaan jalan untuk membuka daerah yang terisolir merupakan komitmennya sejak awal pemerintahan hingga tahun ketiga kepemimpinannya guna untuk memeratakan perekonomian rakyat di Kabupaten Sinjai


Oleh karena itu, dia berharap agar pelaksanaan pekerjaan nantinya dapat dilaksanakan dengan baik. Sebab hal ini akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai. 


ASA memberi contoh terputusnya akses jalan poros Sinjai-Makassar via Malino akibat longsor di Sinjai Barat. Namun, perputaran ekonomi masyarakat tetap berlangsung karena adanya jalan alternatif di Desa Gunung Perak yang telah dibangunnya. Baik jalan maupun jembatan. 


"Itu menjadi salah satu contoh, jadi jika jalan baik maka ekonomi pasti akan tumbuh, makanya itu komitmen kami untuk membuka daerah terisolir melalui perbaikan jalan," beber ASA. 


Selain itu, dia juga berharap pembangunan sarana prasarana di bidang pendidikan juga dilaksanakan dengan baik untuk kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing. Termasuk bidang irigasi untuk meningkatkan produksi pertanian masyarakat. 


"Makanya saya berharap seluruh kegiatan DAK tahun depan dilaksanakan dan direalisasikan diawal tahun untuk memacu pertumbuhan ekonomi, termasuk kegiatan pemulihan ekonomi dan pengentasan kemiskinan," kuncinya

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI