Pemerintah Bone Biarkan Tambang Batu Bara Beroperasi Tanpa Izin, Kapolres Baru Mau Kroscek

1/18/2022 | 17:15 WIB

Bagikan:

Andi


INSTINGJURNALIS.Com--Perusahaan tambang batu bara yang beroperasi tanpa izin di Desa Massila, Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone kini meninggalkan masalah. Bekas-bekas tambang yang ditinggalkan perusahaan lantaran telah habis eksplorasi, tak jarang menyisakan kerusakan alam. Alih-alih dilakukan pemulihan ekosistem lingkungan, para pengusaha justru meninggalkan begitu saja.


Keberadaan tambang batu bara yang terletak sekitar 77 km dari Kota Watampone tersebut diketahui setelah viral di media sosial. Dalam unggahan di salah satu grup FB, aktivitas tambang tersebut diduga dioperasikan oleh PT Larumange Citra Mandiri. Berdasarkan penelusuran, perusahan tersebut beralamat di Kabupaten Maros dan pernah ikut lelang dalam peningkatan saluran sekunder di Desa Mario Kecamatan Camba. 


Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, Khalil Sihab mengaku perusahaan tersebut tidak memilik izin eksplorasi tambang batu bara. Berdasarkan jejak yang tinggalkan, aktivitas tambang tersebut sudah beroperasi sejak beberapa bulan lalu. Khalil mengaku mencari perusahaan yang melakukan aktivitas tambang tersebut. "Itu tambang tidak memiliki izin, kami sudah memerintahkan pemerintah setempat untuk mencari tahu perusahan tersebut," kata Khalil, Selasa 18 Januari 2022. 


Mantan Kadis PUPR itu mengaku mencari pemilik tambang tersebut yang kini meninggalkan lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka. "Kami akan mencari perusahaan tersebut untuk menutup bekas galiannya," tambah Khalil.


Kapolres Bone, AKBP Ardyansyah mengatakan tambang batu bara tersebut sudah tidak beroperasi. Namun saat dikonfirmasi pertanggung jawab perusahaan yang sudah mengeksplorasi tanpa izin dan beberapa bekas galian yang ditinggalkan tanpa ditutup kembali. Ardyansyah hanya mengatakan akan melakukan pemeriksaan. "Nanti saya kroscek lagi," singkatnya.


Keberadaan tambang batu bara tanpa izin di Kabupaten Bone bukan pertama kalinya. Aktivitas tambang batu bara juga pernah terjadi di Desa Massenrengpulu Kecamatan Lamuru. Saat ini aktivitas tambang tersebut ditutup.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI