TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Kepala KPPN Sinjai Paparkan Kinerja APBN Semester II Tahun 2022, Begini Hasilnya

 

Kepala KPPN Sinjai, Arif Kurniadi dalam evaluasi kinerja APBN. (Humas KPPN)

INSTINGJURNALIS.COM   -   Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melakukan evaluasi pelaksanaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dan Press Conference Kinerja APBN Semester II Tahun 2022, Selasa, (7/2/2023)


Hadir dalam kegiatan tersebut, para KPA satuan kerja lingkup KPPN Sinjai, pejabat Pemda, BPKAD, DPMD selaku mitra dalam pengelolaan DKADD, media serta para pelaku UMKM binaan KPPN Sinjai. Turut hadir dari KPP Bulukumba yang diwakili oleh kepala KP2KP Sinjai, Hendrawan.


Kepala KPPN Sinjai, Arif Kurniadi, memaparkan kinerja APBN Tahun 2022, dari sisi pendapatan negara mengalami kenaikan sebesar 22,89% persen (YoY) jika dibandingkan dengan periode tahun lalu. Kenaikan ini diperoleh dari penerimaan perpajakan sebesar Rp69,63 miliar.


Sementara dari sisi belanja negara, sedikit mengalami penurunan sebesar 11,82 persen (YoY). Penurunan realisasi belanja negara berasal dari belanja pemerintah pusat yang mengalami penurunan sebesar 10,43 persen (YoY) dan penurunan realisasi dana transfer (TKDD) sebesar 12,76 persen (YoY).


“Dengan kondisi seperti itu diharapkan kedepannya perlu terus didorong kemandirian Pemda dalam menggunakan TKDD secara maksimal dan optimal yang akhirnya nanti dapat mengembangkan perekonomian di Kabupaten Sinjai,” ujarnya.


Selain itu, Arif juga membeberkan

selama tahun 2022 KPPN Sinjai telah merealisasikan dana APBN sebesar 98,60 persen (YoY) atau sebesar Rp444,93 Miliar dari total pagu sebesar Rp451,24 miliar.


“Itu terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar 99,13 persen atau sebesar Rp181,25 miliar dari total pagu sebesar Rp182,84 miliar, sedangkan Dana transfer telah terealisasikan sebesar 98,24 persen atau sebesar Rp263,68 miliar dari total pagu sebesar Rp268,40 miliar,” bebernya.


Arif menambahkan, untuk jumlah pagu belanja APBN Sinjai Tahun 2023 terdiri dari Pagu belanja pemerintah pusat sebesar Rp175,85 miliar dan pagu belanja transfer sebesar Rp946,18 miliar yang meliputi DBH, DAU, DAK (Fisik, Non Fisik), Dana Desa dan Insentif Fiskal.


“APBN diharapkan dapat berperan besar untuk mencapai target pembangunan di Kabupaten Sinjai terkait penurunan tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan nilai Gini Ratio,” imbuhnya. (*/Sat)




BERLANGGANAN ARTIKEL, IKUTI KAMI : [ADS]


Komentar0