TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Ratusan Sapi Mati di Bone Akibat Terserang Virus Jembrana

 


INSTINGJURNALIS.COM  [ADS]     -  Ratusan ternak sapi di Kabupaten Bone mati akibat terpapar virus jembrana. Dari data Dinas Peternakan Bone, jumlah sapi yang mati tercatat 423 ekor.


Data sapi mati ini menyebar di 12 kecamatan, Mare, Sibulue, Cina, Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur, Palakka, Libureng, Awangpone, Tellu Siattinge, Cenrana, dan Barebbo. 


Kabid Kesmavet dan Keswan Dinas Peternakan Bone drh Agusriady M Anim, mengatakan virus jembrana sudah satu tahun menyebar di Bone.


"Sudah setahun daerah ini terpapar PMK, karena mulai November tahun 2022. Posisi saat ini ada 12 kecamatan yang terdampak virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kemudian sampai bulan November sudah 423 sapi mati," katanya, Selasa (31/10) lalu.


Agusriady menerangkan, semua daerah yang terkena virus jembrana karena warganya menolak untuk vaksinasi. Padahal pemerintah sudah menyiapkan vaksin.


"Yang menjadi kendala karena warga menolak untuk divaksin ternaknya. Selain itu ada kebiasaan beli sapi sakit dan dikasih pindah ke desa lain," terangnya.


"Kami harapkan warga dapat timbul kesadarannya melaksanakan vaksinasi jembrana. Jangan sampai semakin meluas virusnya. Kami juga akan memperketat lalu lintas ternak di setiap perbatasan," sambung Agusriady.


Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan vaksinasi sebanyak 12.000 suntikan. Selain itu pihaknya juga menyiapkan pembelian vaksin sebanyak Rp 350 juta.


"Vaksin yang terlaksana sudah 12.000 suntikan untuk jembrana. Ada juga dana dari alokasi DID untuk pembelian vaksin, kami usulkan Rp 350 juta," jelasnya. (*)



BACA BERITA LAINNYA DISINI 

SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS   

ATAU BERLANGGANAN DI TELEGRAM

Komentar0