INSTINGJURNALIS.COM - Komitmen Bupati Sinjai, Hj. Andi Ratnawati Arif, dalam memajukan sektor pertanian kembali dibuktikan. Halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai menjadi saksi penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada 10 kelompok tani dari berbagai kecamatan.
Tak tanggung-tanggung, bantuan yang disalurkan meliputi 4 unit traktor roda empat, 1 unit crowler untuk gapoktan, dan 5 unit traktor roda dua.
Selain itu, diserahkan pula 20 ribu liter herbisida, 10 ribu liter insektisida, dan 10 ribu kilogram fungisida, "senjata" penting bagi petani dalam menghadapi hama dan gulma.
“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada para petani. Kita ingin petani Sinjai makin sejahtera,” tegas Bupati Ratnawati, perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Sinjai.
Ratnawati yang juga mantan Kepala BKAD Sinjai ini menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas dukungan berkelanjutan yang diberikan kepada daerahnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mendorong produktivitas pertanian.
“Kalau produksi meningkat, daya beli masyarakat ikut naik. Dan itu akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” ujarnya optimistis.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel, anggota DPR RI dan DPRD Sulsel, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sinjai atas kontribusi mereka dalam merealisasikan bantuan ini.
Sementara itu, Sukirman, perwakilan Kelompok Tani Honto dari Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Terima kasih Ibu Bupati. Bantuan ini sangat kami butuhkan. Insya Allah akan kami rawat dan manfaatkan sebaik-baiknya. Dengan alat yang canggih, kami yakin hasil panen akan meningkat,” katanya penuh semangat.
Langkah Bupati Ratnawati ini menjadi angin segar bagi dunia pertanian Sinjai. Di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga hasil tani, kehadiran Alsintan dan pestisida menjadi harapan baru untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal. (*)
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP

Komentar0