INSTINGJURNALIS.COM, SINJAI, - Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kabupaten Sinjai melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng kembali menggelar pelatihan berbasis vokasi bagi masyarakat Kabupaten Sinjai.
Tiga program pelatihan yang dibuka tahun ini meliputi pelatihan jahit menjahit, pelatihan las, dan pelatihan tata boga dengan fokus pembuatan udang roti.
Kegiatan tersebut mulai berlangsung dan saat ini para peserta tengah mengikuti pembekalan materi softskill sebelum memasuki materi inti dan praktik.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (22/6/2026), para peserta tampak antusias mengikuti sesi awal pelatihan yang dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan dasar serta kesiapan memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
Kepala UPTD BLK Sinjai, Muhammad Rindang mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BLK Sinjai dan BPVP Bantaeng untuk meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang keterampilan kerja.
"Ada tiga kelas pelatihan yang saat ini kami laksanakan bersama BPVP Bantaeng, yaitu pelatihan jahit menjahit, pelatihan las, dan pelatihan tata boga pembuatan udang roti. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 48 orang dan seluruhnya merupakan warga Kabupaten Sinjai yang telah melalui proses seleksi sebelumnya," ujar Muhammad Rindang.
Ia menjelaskan bahwa sebelum menerima materi teknis, para peserta terlebih dahulu diberikan pembelajaran softskill sebagai bekal dasar selama mengikuti pelatihan.
"Sebagai langkah awal, peserta diberikan materi softskill terlebih dahulu. Tujuannya agar mereka memiliki dasar pengetahuan dan kesiapan sebelum menerima materi inti serta praktik di masing-masing bidang pelatihan," jelasnya.
Menurut Rindang, pelatihan vokasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru di daerah.
"Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu membuka usaha secara mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya," harapnya. (*)
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP

Komentar0