INSTINGJURNALIS.COM - Kejagung telah menahan Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana, serta dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka tata kelola MBG.Sebelumnya Presiden Prabowo pun telah mencopot ketiga orang itu dari jabatan mereka di BGN.
Salah satu tersangka yakni Jederal Polisi (Purn) Sony Sonjaya Ditangkap Jaksa Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG, Ancam Bongkar Sejumlah Tokoh Yang Terlibat, Publik Colek Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Gerindra Yassir Mahmud terklaim jika puterinya memiliki 41 unit dapur MBG yang tersebar disejumlah Kabupaten ditaksir meraup pendapatan 246.000.000 juta perhari.
Sebelumnya Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud, menjadi sorotan setelah diketahui mengelola 41 titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan. Dapur-dapur tersebut tersebar di wilayah Makassar, Parepare, Gowa, dan Bone.
Kiprahnya dalam mengelola puluhan dapur ini memicu perbincangan publik karena melampaui batasan kepemilikan dapur yayasan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Jumlah tersebut sebenarnya jauh melampaui ketentuan yang pernah ditetapkan BGN. Pada 2025, Kepala BGN saat itu, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa satu yayasan hanya diperbolehkan mengelola maksimal 10 SPPG dalam satu provinsi dan maksimal lima SPPG jika tersebar lintas provinsi.
Sebelumnya Dadan saat itu tidak mau memberi sanksi beberapa yayasan yang sekaligus mengelola hingga puluhan SPPG. Dadan justru membela para pengelola tersebut, dengan menyebutnya "pejuang merah putih" yang berjasa mempercepat penyediaan sarana dan prasarana program MBG aoakah termasuk yayasan Yasika??
Pernyataan Kepala Badan Gizi Dadan tersebut menukik perspektif publik dimana telah menghubungkan agar Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel dan sejumlah politisi dari partai lainnya juga diperiksa karena selain kroni Yassir mahmud dari politisi Gerindra juga sejumlah politisi partai lainnya juga menguasai sejumlah dapur MBG yang tersebar di Sulsel hingga ke Kabupaten.
Terpisah Yassir Mahmud Ketua DPRD Provinsi Sulsel Fraksi Gerindra ini saat di konfirmasi melalui kontak selulernya hanya menjawab salam, namun saat hendak diwawancarai terkait keterlibatannya soal kasus MBG yang menjerat tiga petinggi itu, dirinya memilih bungkam.
"waalaikumussalam" ketus Yassir.
Aktivis Dedi Rawan meminta aparat penegak hukum mengaudit dan memeriksa seluruh dapur MBG yang berada di bawah kendali Yasika Group di Sulawesi Selatan dan juga sejumlah politisi yang diketahui memiliki afiliasi dengan proses kasus yang berkembang saat ini.
"disejumlah wilayah Kabupaten di Sulsel banyak bisnis dapur MBG yang dimiliki oleh sejumlah politisi di Provinsi yang sekarang menjabat sebagai anggota DPRD dan meminta Kejaksaan Agung tidak berpolitik dalam proses kasus ini dan kiranya agar memeriksa sejumlah politisi di DPRD Sulsel"tegasnya.
Sekedar diketahui bhawa Yayasan Yasika Group mengelola sekitar 41 dapur MBG yang tersebar di beberapa wilayah Sulawesi Selatan: 16 di Makassar, 10 di Bone, 3 di Parepare, dan 2 di Gowa.Skala Kapasitas: Setiap dapur dilaporkan melayani kebutuhan gizi untuk sekitar 3.000 siswa per hari.
Data yang terhimpun bahwa program MBG yang dicanangkan oleh Peresiden tersebut sangat rentan dengan korupsi dimana modus yang tersembunyi di setiap sekolah adalah adanya kesepakatan dalam penanda tanganan berita acara penerimaan jumlah MBG
Diperkirakan setiap sekolah hampir dipastikan memiliki siswa yang tidak hadir ikut belajar dengan berbagai halangan, dan pihak sekolah serta pihak pengelola dapur MBG sepakat jika jatah MBG tetap dikurangi namun berita acara penerima disepakati dengan laporan jumlah tidak sesuai.
Penulis : Lukman Sardy
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP

Komentar0