Diduga Tilap Anggaran Paskibraka, PMII Bone Resmi Laporkan Dispora

30 August 2019 | 14:24 WIB

Bagikan:
Ketua PMII Cabang Bone, Sudri bersama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bone, memperlihatkan laporan terkait dugaan mark-up pada kegiatan Paskibraka 2019.

INSTINGJURNALIS.Com-- Aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bone, melaporkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone ke Kejaksaan Negeri Watampone, terkait dugaan tindak pidana korupsi mark-up pada kegiatan Paskibraka 2019.

Ketua PMII Cabang Bone, Sudri S.Sos mengatakan berdasarkan penelusuran ditemukan dugaan mark-up pada kegiatan Paskibraka 2019, bahkan ia menduga adanya kerugian negara hingga mencapai 250 juta.

"Kami laporkan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran negara yang dikelola oleh pihak Dispora yang diduga merugikan negara mencapai 250 juta," kata Sudri saat melaporkan kasus tersebut di Kejaksaan Negeri Watampon, Kamis (29/08/2019).

Sebelumnya, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone, menganggarkan Rp758 juta untuk kegiatan Paskibraka 2019. Anggaran tersebut teralokasi di beberapa item, mulai dari pembelian pakaian dinas ditambah atribut dengan anggaran sebesar Rp 106.545.000. Kemudian jasa tenaga ahli, istruktur/narasumber sebesar Rp72.800.000.

Ditambah uang saku peserta menyedot dana Rp 800 ribu /per orang, sementara untuk jasa pelatih/instruktur berjumlah lima orang sebesar Rp30 juta, penyeleksi 7 orang Rp 14 juta, pendamping penyeleksi 7 orang Rp 5.600.000, pembina mental 3 orang Rp 18 juta, serta untuk biaya konsumsi sebesar Rp 220.750.000, jika ditotal secara keselurahan anggaran tersebut mencapai Rp 474.095.000.

"Maka kami menduga adanya penyalahgunaan uang negara senilai Rp. 250 juta lebih," Lanjut Sudri.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Watampone, Andi Satya Adhi Cipta yang mengatakan akan mengusut laporan tersebut, menurutnya laporan itu sebagai penguatan laporan yang masuk sebelumnya.

"Ini sebagai informasi penguat dari laporan sebelumnya, kami akan terlusuri informasi yang masuk," kata Andi Satya saat menerima laporan tersebut.

Sebelumnya, Dispora Bone mengatakan anggaran paskibraka sangat minim dibanding dengan daerah lainnya. Namun, saat dilakukan perbandingan, ternyata anggaran untuk paskibraka tahun 2019 di Kabupaten Sinjai hanya mencapai Rp 567 juta.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI