Berawal Sengketa Tanah, Dua Bersaudara di Bone Tewas Diparangi

9/26/2019 | 20:39 WIB

Bagikan:
Salah satu korban bersimbah darah usai dianiaya oleh tiga pelaku, di Desa Tassipi, Kec. Amali, Kab.Bone, Kamis (26/09/2019).

INSTINGJURNALIS.Com--Tindak Pidana Penganiayaan mengakibatkan dua pria berumur tewas menggenaskan, di Desa Tassipi, Kec. Amali, Kab. Bone, (26/09/2019).

Tindak pidana penganiayaan ini dialami masing-masing Muh Syah (60) dan Kandung (55), kedua korban masih memiliki hubungan keluarga yakni kakak-beradik, sementara pelaku diketahui berjumlah tiga orang bernama, Messa (56), Kasse (40), dan terakhir Elli (50). Diketahui Elli merupakan saudara kedua korban.

Kapolsek Amali, Iptu H. Ansar membenarkan insiden itu, ia mengatakan kronologisnya berawal kedua korban berada di TKP memasang patok untuk lokasi perumahan.

"Sebelumnya lokasi tersebut telah terjadi kebakaran rumah dan lokasi perumahan tersebut sebelumnya rumah milik korban. Namun, pelaku mengklaim bahwa lokasi perumahan tersebut milik orang tua pelaku dan tiba-tiba pelaku bersama rekannya mendatangi kedua korban di TKP, dengan membawa parang" kata Iptu H.Ansar.

Dengan parang itu, pelaku melakukan kontak fisik dengan korban. "Atas kejadian tersebut, dua korban mengalami luka terbuka  dan meninggal dunia," lanjut H. Ansar.

Dari ketiga pelaku, satu diantaranya dibawa rumah sakit, sementara dua pelaku saat ini dalam penanganan kepolisian.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI