Dugaan Korupsi PAUD, BPK Resmi Keluarkan Hasil Audit Kerugian Negara, Polisi Belum Tetapkan Tersangka, Kok Bisa?

04 September 2019 | 01:21 WIB

Bagikan:
Ilustrasi: Google

INSTINGJURNALIS.Com--Kasus dugaan tindak pidana korupsi BOP Paud memasuki babak baru. Kepolisian Polres Bone akhirnya melayankan surat ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi untuk dihadirkan sebagai saksi ahli.

"BPK telah selesai melakukan pemeriksaan di TKP, dan ditemukan kerugian negara sebanyak 4,8 miliar, dan selanjutnya BPK akan dihadirkan sebagai saksi ahli," kata Pahrun.

Meskipun telah ditemukan kerugian negara dari hasil pemeriksaan TKP, dapat dipastikan kasus tersebut akan berlarut-larut. Pasalnya, jadwal hadirnya BPK sebagai saksi ahli belum dapat dipastikan, Pahrun mengatakan. "Kami sudah layangkan surat ke BPK, tapi kita tidak bisa tentukan jadwalnya kapan kesiapannya untuk hadir, setelah itu akan dilakukan pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah saksi-saksi," lanjut Pahrun.

Selanjutnya, kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan istri wakil Bupati Bone selaku Kepala Bidang PAUD ini, akan dilakukan pemeriksaan di Kementerian.

"Kami juga akan meminta kementerian untuk memberikan keterangan ahli berkaitan kasus PAUD ini," tambahnya.

Sementara itu, terkait pengakuan terperiksa yang ditekan bahkan dibungkam untuk tidak membongkar fakta-fakta yang sebenarnya, Pahrun mengatakan akan melakukan pemeriksaan tambahan.

"Kami coba kami akan melakukan pemeriksaan tambahan. Yah mungkin saja hal itu bisa terjadi di luar, namun kami tidak menemukan hal itu, sampai sejauh biasa saja dan tidak ada terperiksa merasa ditekan, entahlah hal ini berkembang diluar. Yang jelas kami melakukan pemeriksaan secara professional," kata Pahrun.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi yang ditangani Polres Bone tersebut disayangkan sejumlah pihak. Padahal sejak akhir Juli lalu, polisi akan menetapkan tersangka. Namun, memasuki bulan September belum ada tindakan.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI