Laporan PMII Bone terkait Dugaan Perencanaan Korupsi Paskibraka, Dispora Akhirnya Upayakan Pengembalian

9/26/2019 | 16:18 WIB

Bagikan:
ILUSTRASI (Dok.Sindonews)

INSTINGJURNALIS.Com--Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bone tidak membantah pihaknya dimintai pengembalian oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone terkait dugaan tindak pindah penyalahgunaan keuangan negara dalam pengelolaan anggaran paskibraka 2019.

Hal itu disampaikan mantan Kadispora Bone, Andi Firdaus mengakui telah menerima informasi terkait pengembalian itu, ia mengatakan jika hal itu sesuai prosedur hukum maka akan dilakukan pengembalian.

"Kami sudah menerima informasi terkait hal ini, apabila hal ini merupakan permintaan dari penegak hukum, maka akan diupayakan," kata Andi Firdaus, (26/09/2019).

Selain itu, menurut Firdaus selama dalam pengalokasian anggaran paskibraka sebesar 783 juta itu, sudah sesuai dengan peruntukannya.

"Jika kejaksaan menemukan hal itu kami siap melakukan pengembalian," kata Firdaus.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone berhasil menemukan indikasi kerugian negara terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada anggaran paskibraka 2019 yang dilaporkan oleh organisasi PMII Cabang Bone beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Kejari Bone, Hj Nurni Farahyanti mengatakan dari hasil penyelidikan ditemukan indikasi kerugiaan negara "hanya" dikisaran puluhan juta.

"Dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi kerugian lebih dari 10 juta dari hasil pengadaan sepatu," kata Nurni Farahyanti, Jumat (20/09/2019).

Hanya saja Nurni Farahyanti mengatakan akan mengupayakan hal ini untuk dilakukan pengembalian keuangan kerugian negara.

"Kita upayakan saja untuk dilakukan pengembalian," lanjut Nurni Farahyanti.

Untuk diketahui, mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII Bone, melaporkan Dispora Bone ke Kejaksaan, terkait dugaan tindak pidana korupsi mark-up pada kegiatan Paskibraka 2019.

Berdasarkan penelusurannya, ia menemukan dugaan mark-up pada kegiatan Paskibraka 2019, bahkan ia menduga adanya kerugian negara dalam pengalokasian anggaran Paskibraka tersebut.

(Muhammad Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI