Penduduk Miskin Bone Meningkat, PMII Anggap Pemerintah Daerah Gagal

10/24/2019 | 00:10 WIB

Bagikan:
FOTO (dok.Merdeka.com)
INSTINGJURNALIS.Com--Perkembangan angka penduduk miskin di Kabupaten Bone pada tahun 2018 menunjukan trend yang cenderung meningkat.

Hal itu berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone angka kemiskinan tahun 2018 meningkat dari tahun 2017. Dimana, pada tahun 2017 jumlah penduduk miskin mencapai 77.134 jiwa sementara pada tahun 2018 jumlah penduduk miskin meningkat 2.433 jiwa atau mencapai 79.567 jiwa.

Aktivis PMII Kabupaten Bone, Sudri merasa perihatin melihat angka kemiskinan di Bone meningkat. Pasalnya, Alokasi anggaran pengentasan kemiskinan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dampaknya terhadap pengentasan kemiskinan dinilai belum optimal dan jauh dari yang diharapkan.

"Selama ini kita tahu ada program-program anti kemiskinan atau pro poor cukup banyak, tapi tidak sampai kepada masyarakat miskin, bahkan anggarannya justru dinikmati yang non-miskin,"

Lanjut Sudri, melihat potensi alam yang ada di Kabupaten bone sangat potensial untuk meningkatkan angka kesejahteraan masyarakat dan menumpas angka kemiskinan.

"Jika difikirkan sangat pontensial sangat kaya, begitupula lokasi yang sangat strategis, hanya saja kepedulian pemerintah kurang sehingga yang terjadi adalah angka kemiskinan meningkat,”

Lebih jauh, Sudri menjelaskan meningkatnya angka kemiskinan merupakan coretan hitam bagi pemerintah khususnya pemerintah daerah Kabupaten Bone. Karena hal ini dapat diukur kesuksesan atau kegagalan pemerintah.

"Kita bisa bercermin dari angka kemiskinan yang meningkat cukup ekstrim yang hanya 1 tahun meningkat mencapai 2 ribu jiwa, bahwa pemerintah bisa dikatakan gagal dalam mengentaskan kemiskinan," lanjut Sudri.

Lanjut Sudri, upaya pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan sangat minim, sebab pemerintah masih bergantung program pemerintah pusat.

"Itu sudah jelas, karena selama ini kita bergantung di pemerintah pusat melalui bantuan program rastra itukan dari pemerintah pusat," jelasnya

Sudri menghimbau, untuk menuntaskan angka kemiskinan adalah peningkatan lapangan kerja bagi penduduk, karena angka kemiskinan ini merupakan efek dari minimnya lapangan kerja.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI