Putus Rantai Narkoba, BNNK Bone Perkuat Pencegahan

12/23/2019 | 19:15 WIB

Bagikan:
Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husaen (putih) menggelar prees release di Kantor BNNK Bone, Senin (23/12/2019).
INSTINGJURNALIS.Com--Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone menguatkan kegiatan pencegahan untuk memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di seluruh daerah ini.

"Pola yang kita pakai dalam rangka memberantas narkotika ini kita perkuat dengan pencegahan, kita putus antara 'supply reduction' dan 'demand reduction'," kata Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husaen, Senin (23/12/2019).

Menurut dia, kegiatan pencegahan dalam pemberantasan narkoba di antaranya dengan memberikan pengarahan kepada masyarakat bahwa narkotika tersebut sangat berbahaya, sehingga masyarakat menghindar dan menjauh dari barang tersebut.

Selain itu, menurut dia, dengan pola pencegahan tersebut jumlah pemakai narkotika akan terus berkurang, yang nantinya berdampak pada pengurangan permintaan barang itu.

"Kalau pemakai berkurang tentunya suplai otomatis berkurang, tetapi kalau hanya dikuatkan berantas pemberantasan kalau pemakai terus masih ada, otomatis suplai dengan segala macam cara akan mendistribusikan barang, maka kita akan kuati dengan pencegahan," katanya.

Kepala BNNK Bone juga mengatakan, lembaganya saat ini terus berupaya mendeteksi keberadaan narkoba di wilayah Arung Palakka ini, agar bisa diungkap dan peredaran bisa dicegah, upaya itu dilakukan dengan melibatkan organisasi, OPD dan lembaga antinarkoba.

"Karena seperti yang saya katakan tadi, kalau pemakai masih ada terus, suplai dengan segala macam cara memberikan barangnya kepada pemakai. Kita akan bekerjasama dengan pemerintah baik melalui penyuluh, lembaga pendidikan maupun pemerintah desa," katanya.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI