Digoyang Kasus Suap, Begini Kata Ketua DPP Pemenangan Pemilu PDIP

1/10/2020 | 20:05 WIB

Bagikan:
Digoyang Kasus Suap, Begini Kata Ketua DPP Pemenangan Pemilu PDIP
Logo PDIP

INSTINGJURNALIS.com - Meski digoyang kasus suap yang diduga dilakukan salah satu kader PDIP, namun Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto meyakini partainya tetap solid menyambut Pilkada serentak 2020.

"Saya kira enggak (terganggu). PDI Perjuangan itu partai yang solid. Partai yang menyelesaikan masalah secara organisasi, bukan secara individual," kata Bambang di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020) dilansir JPNN.

Bambang menuturkan, PDI Perjuangan bukan partai yang mementingkan citra dalam berpolitik. PDI Perjuangan akan terus bekerja untuk menyejahterakan rakyat Indonesia.

"Kalau saya enggak butuh citra atau tepuk tangan. Saya butuh kerja," timpal dia.

Sebelumnya KPK menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan atas dugaan patgulipat untuk menetapkan calon anggota legislatif (caleg) DPR 2019-2024 terpilih di Dapil Sumatra Selatan I.

Penangkapan Wahyu itu turut menyeret salah satu kader PDI Perjuangan. KPK telah menetapkan anak buah Megawati Soekarnoputri yakni Harun Masiku sebagai tersangka karena diduga sebagai pihak penyuap.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengungkapkan, jajarannya menggelar OTT selama dua hari ini di Kabupaten Banyumas, Kota Depok dan Jakarta Pusat. Dalam OTT itu KPK menangkap Wahyu, Agustiani, Saeful, Doni, Rahmat Tonidaya, Ika Indayani, Wahyu Budiani dan Ilham.

Doni merupakan seorang advokat, sedangkan Rahmat adalah asisten Wahyu. Adapun Ida dan Wahyu merupakan kerabat Wahyu.

"Setelah melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP yang dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau terkait penetapan anggota DPR-RI Terpilih 2019-2024," kata Lili dalam jumpa pers di kantornya, Kamis malam (9/1).

Editor : Satria
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI