Data Miskin Tidak Sesuai dengan Kondisi Masyarakat, Ini Kata Wabup!

2/21/2020 | 21:50 WIB

Bagikan:
Wabup Bone, Ambo Dalle
INSTINGJURNALIS.Com--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone melalui Dinas Sosial mengambil langkah strategis dan perhatian serius untuk melakukan validasi terpadu kesejahteraan Sosial 2020.

Pasalnya, disinyalir data Kementerian Sosial sudah banyak yang tidak sesuai kondisi kekinian masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Bone Ambo Dalle saat menghadiri sosialisasi terkait Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bone 2020 di salah satu Hotel di Watampone, Jalan Ahmad Yani, Rabu (19/02/2020).

Ambo Dalle mengatakan, Pemkab Bone mengambil langkah strategis dan perhatian serius untuk melakukan validasi terpadu kesejahteraan sosial pada tahun 2020.

“Jadi hal ini dilakukan untuk memperbaiki data yang ada sebelumnya karena data masih menggunakan database Kementerian Sosial 2015. Ada yang kategori miskin belum masuk data miskin sesuai data sosial begitu pula sebaliknya ada yang sudah mampu masih terdaftar namanya,” kata Ambo Dalle.

Pihaknya meminta para camat, kepala desa dan lurah betul-betul serius dalam menangani data kesejahteraan sosial di wilayah masing-masing, agar Bone mendapatkan data yang valid.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bone Promal Pawi mengatakan, tujuan kegiatan sosialisasi untuk mendapatkan data sebenarnya di tingkat bawah.

”Kita berharap tersedianya data valid dan akurat tentang kondisi masyarakat sehingga dapat digunakan pemerintah dan swasta,” jelasnya.

Untuk diketahui, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bone pada tahun 2018 mencapai 92.184 dari total 754.894 penduduk atau mencapai 8,1 persen. Data tersebut masih digunakan hingga tahun 2020.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI