Jadi Joki CPNS, Perempuan Asal Sidrap Ini Berurusan dengan Polisi

2/29/2020 | 17:02 WIB

Bagikan:
Ilustrasi tes CPNS

Seorang perempuan muda asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa berurusan dengan polisi karena diduga menjadi joki tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Makassar. Hasil ujian joki ini ternyata sangat mengagumkan dengan total nilai 408.

Pelaku atas nama Nia Ahmad (24) mengaku menggantikan seorang peserta yang merupakan kerabatnya dalam ujian CPNS Pemerintah Kota Makassar. Dia menyebut tidak mendapat upah atau bayaran sedikit pun, karena sukarela membantu saudara sepupunya.

"Karena bantu saudara jauhnya, pengakuannya seperti itu. Tapi nanti masih kita kembangkan lagi," kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriady Idrus, saat dikonfirmasi, Kamis (27/2/2020).

Nia diamankan tim di Gedung Olahraga Universitas Hasanuddin (Unhas), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, pada Rabu (26/2/2020). Pelaku sempat mengikuti tes dengan nama peserta Rusni (21).

Panitia sedari awal memang sudah curiga. Dia lalu memanggil Nia usai ujian dan memeriksa keseluruhan kelengkapan berkas administrasi yang dibawanya. Nia akhirnya terbukti sebagai joki, karena ijazah atas nama Rusni berbeda dengan foto KTP pelaku yang diperlihatkan ke petugas.

Kasubnit 1 Unit V Jatanras, Ipda Bintang Cahya Sakti mengatakan, pelaku ini memang pintar, meski mengaku hanya lulusan SMA. Panitia sudah tahu kalau KTP yang dipakai itu palsu, namun dibiarkan dulu untuk ikut ujian dan dilihat hasilnya.

"Ketika selesai nilainya bagus-bagus," ujar Bintang

Perolehan nilai Nia atas nama Rusni di atas rata-rata. Seperti nilai tes karakter pribadi (TKP) dengan skor 158 dari standar 126. Lalu tes intelegensi umum dia memperoleh nilai 135 dari standar 80.

Kemudian dalam nilai tes wawasan kebangsaan (TWK), Nia mendapatkan skor 115 dari standar 65. Total poin yang dikumpulkan Nia berjumlah 408, dan dinyatakan lulus ujian CPNS tersebut.

Sumber : Inews
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI