Dosen UNAIR Temukan Penangkal Virus Corona, Apa Ya?

3/04/2020 | 17:50 WIB

Bagikan:
Ilustrasi Kurkumin

INSTINGJURNALIS.com - Seorang peneliti dari Universitas Airlangga (UNAIR) Chaerul Anwar Nidom menemukan penangkal virus corona atau COVID-19.

Guru Besar Biologi Molekuler UNAIR ini menemukan penangkal virus corona dari sari rempah-rempah (curcuma).

Menurut Chaerul yang juga berpengalaman menangani wabah flu burung pada tahun 2005 lalu, ada dua macam virus corona yang kini telah mewabah, yaitu low pathogenic dan high pathogenic.

"Untuk low pathogenic, virus ini sifatnya tidak begitu ganas berada di saluran atas. Sedangkan high pathogenic respectornya berada di paru sehingga bisa berakibat fatal pada manusia penderita corona," jelas Profesor Chaerul seperti dilansir malangtimes.

Chaerul yakin, dengan tumbuhan yang memiliki kandungan curcuma yang banyak tumbuh di sekitar rumah maka masyarakat tidak perlu resah.

Agar terhindar dari corona, Chaerul menganjurkan untuk rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung curcuma sebagai suplemen daya tahan tubuh.

"Yang bisa digunakan untuk menangkal adalah herbal atau tanaman obat yang ada di sekitar kita dan kita biasa meminum atau mengkonsumsi itu, ya itu yang kandungannya kurkumin. Kurkumin ini ada di dalam jahe, ada di dalam temulawak, ada di dalam kunyit, ada di dalam sereh, dan sebagainya," bebernya.

Obat-obat herbal itu biasa diminum oleh masyarakat Indonesia. Jadi sebetulnya, masyarakat Indonesia sudah melakukan pencegahan terhadap infeksi virus.

Sumber : Malangtimes
Editor : Satria

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI