Pastikan Mendapat Pengobatan, PJ Tuberculosis Puskesmas Mannanti Kunjungi Kediaman Warga

3/16/2020 | 22:03 WIB

Bagikan:
Pastikan Mendapat Pengobatan, PJ   Tuberculosis Puskesmas Mannanti Kunjungi Kediaman Warga

INSTINGJURNALIS.com - Penanggung Jawab Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tuberculosis (TB) Puskesmas Mannanti, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai kembali melakukan kunjungan dikediaman salah seorang penderita TB di Lingkungan Bonto Mangape, Kelurahan Mannanti, Senin (16/3/2020).

Pj TB Puskesmas Mannanti, Faridah mengemukakan kegiatan ini dilakukan lantaran pasien merupakan lanjut usia (lansia) dan tidak mampu untuk ke puskesmas. Dengan begitu pasien tersebut tetap mendapatkan pengobatan

"Dengan adanya kegiatan tersebut pasien termotivasi untuk berobat sampai tuntas selama 9 bulan kedepan," kata Faridah

Lanjut Faridah berharap, peranan masyarakat ketika mendapatkan orang dengan gejala TB bisa dianjurkan ke puskesmas atau memberitahu petugas jika ada yang sakit untuk dilakukan pemeriksaan secara dini.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mannanti Mukhtar M berharap kepada keluarga yang menderita TB paru agar dapat menjadi Pendamping Minum Obat (PMO) untuk menjamin pengobatan berjalan sesuai rencana demi keberhasilan pengobatan pasien itu.

"Penyakit ini dapat dicegah dengan cara mengenakan masker saat berada ditempat yang ramai, menutupi mulut saat batuk, bersin atau tertawa serta dengan tidak membuang dahak atau ludah sembarangan," ketusnya.

Sekedar diketahui, Tuberculis atau sering disebut TBC merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. TB paru akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu).

Penyakir ini kadang disertai dahak bahkan sampai mengeluarkan darah, berkeringat pada malam hari, susah tidur, cepat letih dan lesu, nafsu makan menurun dan penurunan berat badan.

Kuman ini bukan hanya menyerang paru-paru tapi juga organ lain seperti kelenjar misalnya. Penyakit ini dapat ditularkan melalui udara, droplet (percikan ludah) yang keluar dari penderita ketika penderita batuk, bersin atau hanya berbicara sekalipun. Penyakit ini mudah menyerang orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah.

(Evi/Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI