Tanpa Risih, Ketua TP PKK Sinjai Naik 'Pete-pete' Keliling Kota

3/12/2020 | 19:40 WIB

Bagikan:
Tanpa Risih, Ketua TP PKK Sinjai Naik 'Pete-pete' Keliling Kota

INSTINGJURNALIS.com - Menjadi istri Bupati Sinjai, Andi Nurhilda Daramata Asiah tidak membuatnya jumawa dan sombong.

Putri dari politisi Golkar Nurdin Halid itu pun kerap mendampingi sang suami, Andi Seto Asapa (ASA) di setiap aktivitasnya dalam menjalankan roda Pemerintahan di Bumi Panrita Kitta.

Demikian juga dari kesederhanan dan sikap merakyatnya kerap ditunjukkan kala ibu dari empat anak itu bertemu dengan masyarakat Sinjai.

Kali ini, Andi Nurhilda yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai kembali menunjukkan kesederhanaannya. Bersama sang buah hati ia keliling kota Sinjai, Kamis (12/3/2020) sore tadi.

Bahkan tanpa risih, Andi Nurhilda menumpangi angkutan kota 'pete-pete' saat beranjak dari dari Rumah Jabatan Bupati Sinjai di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.

Dari Rujab, Andi Nurhilda menuju ke Jalan Jenderal Sudirman (Indomaret), lalu ke Kantor Bupati di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae dan beberapa ruas jalan lainnya yang ada di dalam kota Sinjai.

Usai berkeliling kota ia kemudian kembali ke Rujab. Suasana ceriah dan bahagia nampak begitu terlihat kepada raut wajah Andi Nurlida.

Meski dia sebagai sang istri dari seorang Bupati, namun hal itu nampak dikesampingkan oleh Andi Nurhilda sebab, tanpa canggung, Nurhilda membayar ongkos pete-pete layaknya penumpang umum yang biasa menggunakan pete-pete.

Nurhilda mengatakan, selain untuk bersantai, aktivitas sore hari itu juga untuk menghilangkan kesan masyarakat kalau mengunakan angkutan umum atau pete-pete itu tidak keren.

"Siapa bilang naik angkot itu tidak keren bahkan asyik loh", ucapnya.

Andi Nurhilda sendiri memiliki alasan mengapa mengajak putra-putrinya menikmati liburan dengan cara yang tidak biasa.

“Berkeliling Kota Sinjai dengan menggunakan angkot adalah salah satu bentuk memberikan pembelajaran sejak dini kepada anak agar nantinya lebih banyak menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi," ungkapanya.

Apalagi menurut dia, memanfaatkan kendaraan umum merupakan salah satu langkah untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi.

'Hal ini juga sebagai bentuk sosialisasi pencegahan kepada anak sekolah maupun di bawah umur agar tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian yang merupakan pemicu pelanggaran dan rawannya kecelakaan lalu lintas," pungkas Nurhilda.

(Satria)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI