Pemalsu Surat Sehat dan Jalan Covid-19 Dibekuk Polisi

5/22/2020 | 21:59 WIB

Bagikan:
Pemalsu Surat Sehat dan Jalan Covid-19 Dibekuk Polisi

INSTINGJURNALIS.com - Pelaku travel yang memalsukan surat sehat dan surat jalan palsu di Badung, Bali diamankan Polisi. Tiga pelaku tersebut berinisial AA, IK dan STM.

“Pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2020 sekira pukul 00.30 wita, telah melakukan pengungkapan kasus Pemalsuan surat/dokumen atau membuat surat palsu sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP,” kata Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Roby menjelaskan, pelaku ditangkap saat akan melakukan perjalanan dengan membawa 19 penumpang. Dan setelah dilakukan pengecekan, surat jalan dan kesehatan palsu dan tidak sesuai dengan nama penumpang.

“Telah ditemukan tindak pidana pemalsuan dokumen dengan TKP Jalan Raya Mengwitani dekat Pospam ketupat Covid-19 Polres Badung, pada saat dilakukan penyekatan arus mudik, menemukan kendaraan travel nomer polisi DK W 7118 US yang dikendarai oleh AA telah membawa penumpang sebanyak 19 penumpang, yang mana setelah di cek surat berupa surat keterangan kesehatan dan surat jalan uang ditunjukkan oleh sopir tidak sesuai dengan jumlah dan nama dari penumpangnya,” tuturnya.

“Sehingga dilakukan introgasi oleh team Gakkum, dan dari introgasi yang dilakukan ditemukan bahwa surat tersebut palsu. Atas kejadian tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke polres Badung terhadap travel tersebut,” jelas Roby seperti dilansir ntmcpolri.

Pelaku menyamakan surat palsu dengan mencari melalui internet. Pelaku menggunakan stempel puskesmas dan PT Kreasi Sentosa Abadi untuk meyakinkan Penumpang.

“Bahwa pelaku mengakui telah membuat surat keterangan kesehatan dan surat jalan tersebut, dibuat oleh pelaku sekitar tanggal 8 Mei 2020 di sebuah internet di daerah Sesetan dengan mencari contoh di internet, dan membuat stempel puskesmas serta stempel PT Kreasi Sentosa Abadi agar lebih meyakinkan keaslian dari surat yang dibuat oleh pelaku tersebut. Pelaku sudah berulang kali menggunakan surat palsu tersebut untuk meloloskan penumpangnya agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas,” ungkap Roby.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI