Kisah Bayi Berumur 3 Bulan di Bone, Berjuang Melawan Penyakit hingga Ibunya Berharap Keajaiban Ilahi

6/19/2020 | 01:15 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Ketika teman seusianya sedang asyik bermain dan mulai memandang dunia sekitarnya. Bayi mungil ini justru harus berjuang melawan penyakit yang diidapnya.

Bayi berusia 3 bulan itu bernama Zulfikar. Ia putra ketiga dari pasangan Andi Suriani dan Andi Haris, warga Desa Maddanreng Pulu, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Ia mengalami penyakit bawaan hernia (kondisi saat bagian usus menonjol lewat pembukaan umbilikalis pada otot perut) dan gangguan gizi alias gizi buruk.

Andi Suriani mengisahkan, kondisi kesehatan bayinya dialami saat dia dilahirkan, setiap hari kondisi kesehatannya semakin memburuk, bahkan tubuhnya semakin hari semakin kurus.

"Kelainan anak saya memang ia bawa sejak lahir, kesehatannya terus menurun setiap hari," ucap Andi Suriani, Kamis (18/06/2020).

Tak tahan melihat kondisi bayi mungilnya yang masih berumur satu bulan terus menurun, Ibunda Zulfikar memutuskan membawanya ke rumah sakit.

Di rumah sakit ini, kesedihan ibunya semakin tampak, setelah dokter memeriksa dan mendiagnosis Zulfikar mengalami gangguan pada ototnya atau dikenal dengan Hernia.

Hernia adalah kondisi saat bagian usus menonjol lewat pembukaan umbilikalis pada otot perut. Keterlambatan atau gagal menutupnya lubang ini berkembang menjadi hernia umbilikalis. Pada bayi biasanya terjadi beberapa minggu setelah lahir.

"Dokter mendiagnosa anak saya menderita penyakit hernia. Kondisinya kurus, berbeda dengan bayi seusianya," tutur Andi Suriani.

Meskipun telah melakukan perawatan di rumah sakit, kondisi bayi yang akan berumur 4 bulan pada 24 Juni mendatang itu, tidak mengalami perubahan, bahkan kondisi fisiknya semakin melemah.

Andi Suriani yang bekerja sebagai ibu rumah tangga (IRT) tak tinggal diam, demi kesembuhan anaknya berbagai upaya terus dilakukan. Bahkan, kali ini ia membawa buah hatinya ke RSUD Sinjai untuk dilakukan perawatan.

"Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit Sinjai, penyakit hernia yang diderita anaknya menyebabkan gizi buruk," ucap ibu Zulfikar disertai isak.

Selama menjalani perawatan di kabupaten tetangga, keberuntungan belum berpihak, kondisi Zulfikar tidak mengalami perubahan, sehingga ibunya memutuskan untuk membawanya pulang.

"Saya membawanya ke rumah sakit di Sinjai, selama 12 hari dirawat, kondisinya tidak ada perubahan ditambah saya juga sakit, jadi saya memutuskan untuk membawanya pulang," tutur Andi Suryani.

Andi Suriani hanya berharap kepada sang Ilahi agar buah hatinya segera sembuh dan bisa beraktifitas seperti bayi pada umumnya.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI