Inovasi Warga Mico Hutan Jati Dipoles Jadi Objek Wisata, Pengunjung Digratiskan

8/01/2020 | 20:18 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Sebuah kawasan hutan jati seluas satu hektar lebih disulap menjadi objek wisata cantik dan menarik pengununjung atau wisatawan.

Kawasan hutan jati yang berlokasi di Desa Mico, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone menjadi salah satu tempat hits bagi kalangan remaja masa kini.

Dekorasi pernak-pernik berupa payung yang digantung hias  menjadikan objek wisata baru ini menjadi magnet bagi warga dan wisatawan, terutama bagi muda-mudi yang ingin menikmati bersama pasangannya.

Keindahan tempat inipun menjadi daya tarik bagi warga dan sekitarnya. Pasangan remaja Asri dan Santi misalnya, sengaja datang hanya untuk menikmati payung warna-warni di bawah rindangan hutan jati ini.

"Dari suasana alamnya yang sangat indah, ditambah dengan puluhan payung warni-warni yang menghiasi diantara pepohonan, suhu yang sejuk, sehingga sangat menarik untuk dinikmati," kata Asri dan Santi, Sabtu (01/08/2020).

Senada dismpaikan, Ayu dan rekan-rekanya pun berkunjung ke lokasi ini. Setelah menyaksikan secara langsung, ia mengaku sangat senang . Ia menilai, kreativitas pemuda dan pemerintah patut dipuji karena bisa menyulap alam sekitar menjadi objek wisata menarik.

“Mulanya saya penasaran setelah melihat di media sosial, saya dan teman lalu berkunjung dan hasilnya memang luar biasa. Pemandangan cantik dan indah, serta banyak spot fotonya,” jelasnya.

Pengunjung lainnya, Aprianto juga mengaku senang dan bangga berwisata ke lokasi ini. Selain mudah diakses, objek wsiata baru ini juga memiliki beragam spot menarik, yang membuat para pengunjung bisa betah berlama-lama di lokasi ini.

Senada disampaikan Sekertaris Desa (Sekdes) Mico, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Muh Saddam mengaku objek wisata ini muncul dari inisiatif pemilik lahan bekerja sama dengan pemuda sekitar untuk membuat objek wisata agar menarik pengunjung.

"Hutan jati disini sekitaran satu hektar, yang dikelolah secara peribadi oleh pemilik lahan yang bekerja sama pemuda setempat yang ada disekitar kawasan," kata Muh. Saddam.

Untuk menikmati panorama ini tidak membutuhkan biaya sepersenpun. Bahkan, kata dia biaya parkir pun digratiskan.

"Disana tidak ada biaya masuk seperpun,bahkan parkir disanapun gratis," tambahnya.

(An/Ram)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI