Tahun Kedua Bupati ASA Pimpin Sinjai, Fasilitas Kesehatan Semakin Meningkat

8/12/2020 | 21:03 WIB

Bagikan:


INSTINGJURNALIS.com - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan pembangunan fasilitas kesehatan. 


Upaya itu dilakukan dengan  membangun Puskesmas Pembantu atau Pustu di setiap desa. Teranyar, hingga di tahun kedua kepemimpinan Bupati Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakilnya Hj. Andi Kartini Ottong fasilitas kesehatan berupa Pustu dan Puskesmas yang ada di Sinjai menyentuh 78 desa/kelurahan.  


Jumlah ini terdiri dari 62 Pustu dan 16 Puskesmas. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Bupati dalam merealisasikan program unggulannya di bidang kesehatan yaitu 1 desa 1 Puskesmas Pembantu. 


Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sinjai drg. Farina Irfani menerangkan, fungsi dari pustu ini untuk membantu melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas diwilayah kerjanya dalam meningkatkan akses dan jangkauan pelayanan dasar diwilayah Puskesmas serta medukung pelaksanaan kesehatan terutama pelayanan kesehatan masyarakat.


"Jadi di pustu itu segala pelayanan dasar kita laksanakan seperti kegiatan posyandu, imunisasi,  KIA ,  surveilance, penyuluhan kesehatan, pembedayaan masyarakat serta mendukung program promotif dan preventif. Intinya Bagaimana menjalankan peran Puskesmas diwilayah lingkup lebih kecil," kata drg. Arin sapaannya, Rabu (12/8/2020).


Dia menambahkan, dengan tersedianya fasilitas kesehatan di setiap desa itu, maka masyarakat di Sinjai sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih mudah.


"Dari 80 desa/kelurahan yang ada di Sinjai, sudah ada fasilitas kesehatan di 78 desa/kelurahan kecuali kelurahan Biringere Sinjai Utara dan desa Pasimarannu kecamatan Sinjai timur,  namun keduanya sudah terkaver pelayanannya dengan adanya Puskesmas," ujarnya.


"Jadi walaupun secara fisik tidak ada Pustu disitu tapi ada pukskesmas yang menjangkaunya sehingga semua warga di desa dan kelurahan di Sinjai akses pelayanan kesehatanal sudah terjangkau dengan mudah," tambah drg. Arin. 


Sejak dua tahun terakhir Menurut dia, di setiap Pustu di Sinjai fasilitas kesehatan yang ada didalamnya semakin meningkat, sedangkan sumber daya manusia yang ada terdiri atas penanggung jawab atau Kepala Pustu dan memiliki tenaga kesehatan baik bidan maupun perawat. 


Selain itu lanjut drg. Arin, setiap dusun dan lingkungan di Sinjai ada penanggung dari tenaga kesehatan melalui program home visit dan home care sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani dengan cepat. 


"Salah satu tugas penanggung jawab dusun yakni mengkoordinir pelayanan kesehatan diwilayahnya.  Dia yang bertanggung jawab dan melakukan koordinasi dengan Pustu atau Puskesmas atas penatalaksanaannya sehingga semua dapat bersinergi, " tambahnya. (*)


Editor : Satria


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI