Adopsi Program Pak Harto, Tani Karya Agro Solution Resmi Dideklarasikan di Momen Hari Tani Nasional

9/24/2020 | 22:36 WIB

Bagikan:

 Adopsi Program Pak Harto, Tani Karya Agro Solution Resmi Dideklarasikan di Momen Hari Tani Nasional

INSTINGJURNALIS.com - Tani Karya Agro Solution resmi dideklarasikan bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 24 September. 


Acara deklarasi dirangkaikan dengan launching website www.tanikarya.id tepat pukul 12.00 Wita, di Desa Labangka Barat Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (24/9/2020).


Tani Karya ini didirikan, tak lain untuk mendongkrak lajunya pertanian, peternakan dan perikanan diseluruh Indonesia, serta hadir untuk memberikan bimbingan kepada petani dan membantu petani untuk menjual hasil tani nya. 


Direktur Utama Tani Karya, Sumaria Daeng Toba mengatakan, program yang diadopsi oleh Tani Karya adalah program lanjutan Soeharto (Pak Harto) Presiden kedua Indonesia dalam menanggulangi sektor pertanian untuk dioptimalkan menuju swasembada pangan. 


"Program Pak Harto dilanjutkan dan dikomandoi langsung oleh Tommy Soeharto, putra bungsu Pak Harto dengan pola Ekonomi Kerakyatan, dari rakyat oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sementara pengembangan ekonomi kerakyatan itu di kolaborasikan dengan program Tani Karya ini, dan kami disini tim Tani Karya sebagai pelaksana saja, kami pelaksana dilapangan," ungkap Sumaria dalam keterangannya.


Deklarasi sekaligus memperingati Hari Tani Nasional 2020 di Labangka Barat Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut turut dihadiri oleh para petani, tokoh masyarakat, kepala desa, dan babinsa. 


Acara digelar dijalan tengah pesawahan dengan mengikuti protaf PSBB Covid-19. Dimana semua orang yang hadir wajib mencuci tangan, chek suhu tubuh, serta tetap memakai masker.


Sementara Sumaria Daeng Toba menutup acara dengan tanya jawab seperti halnya pada  masa Presiden Soeharto menggelar kelompencapir. Banyak mendengar keluhan petani dan langsung memberikan solusi. Dalam kesempatan ini petani meminta bantuan solusi untuk Irigasi yang sangat diperlukan di Penajam. 


"Tunggu saja, bantu saya Doa, sebetulnya Tani Karya didirikan untuk menjalankan program tahun 2021, namun tidak menutup kemungkinan kami Tim Tani Karya bisa kembali ke sini bulan depan, karena memang kebutuhan yang mendesak," ucap Sumaria menjawab.


Selesai dari Desa Labangka Barat Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara, Tim Tani Karya Agro Solution menemui petani di Desa Damit Kecmatan Paser Balengkong Kabupaten Paser Tanah Grogot. Di Desa Damit tim Tani Karya juga disambut penuh suka cita. Acara digelar dengan menjunjung tinggi protaf PSBB Covid-19. 


Sama seperti Di Desa Labangka Barat, acara digelar seperti acara kelompencapir atau kelompok, pendengar, pembaca, dan pemirsa. Suasana ini sangat mengesankan dimana para petani bisa langsung menceritakan hambatan yang dialami. Lagi-lagi Sumaria Daeng Toba memberikan solusi atas dasar pengalamannya. 


Usai acara tim mengunjungi lokasi sawah yang sebentar lagi akan panen. Hadir juga dalam kesempatan itu Mujahidin Djenar kordinator Tani Karya DKI Jakarta.


[CUT]



Diketahui, Sumaria Daeng Toba sebelumnya sudah bertahun tahun turun langsung membimbing petani. Salahsatu peta perjalanannya adalah membimbing petani nanas di Bukit Soeharto. Hasil tani nya diolah dan dijual kemasan makanan olahan dari nanas. 


Selain itu Sumaria daeng Toba juga membina petani ikan dan membuat produk ekonomi kreatif dengan menjual ikan kemasan seperti sardine. Sumaria membina Ekonomi Kreatif di Lapas-Lapas dengan tujuan mengembangkan bisnis depelopment program untuk para narapidana. 

 

Hal ini dilakukan agar ketika narapidana habis masa tahanaannya bisa kembali berkarya ditengah masyarakat. Sumaria Daeng Toba bukan baru mengawali pembinaan dan pembimbingan terhadap petani di Tani Karya, jauh sebelum hari ini Tani Karya dilahirkan sudah melakukan hal yang sama dengan organisasi lainnya. 


Dari pribadi Sumaria Daeng Toba sendiri Tani Karya adalah bentuk kolaborasi sebagai bentuk cinta kasih dan hormat terhadap sosok Soeharto, Bapak pembangunan dan Penjaga Kedaulatan Republik Indonesia. (*)


(Satria)


Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI