Pasca Bentrok Cipayung Bone Vs Petugas Pengamanan, Pemda Bone Layangkan Laporan

11/07/2020 | 02:16 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Pasca bentrok yang terjadi antara mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung dengan petugas pengamanan pada aksi 02 November 2020 lalu, kedua bela pihak saling melayangkan laporan.


Sebelumnya kelompok Cipayung Bone melaporkan petugas pengamanan atas insiden penganiayaan terhadap tiga peserta aksi. Kali ini, pemerintah setempat juga tak mau kalah, ia melayangkan laporan atas dugaan pengrusakan dan penganiayaan terhadap petugas penganiayaan, Kamis (05/11/2020).


Humas Polres Bone, Ipda Rayendra membenarkan adanya laporan itu, ia menyebutkan dua item yang dicantumkan pemerintah dalam laporan itu.


"Benar, ada dua laporan masuk dari Pemda Bone yang terkait kasus pengrusakan pagar di depan Kantor Bupati Bone dan kasus penganiayaan terhadap personil Satpol PP yang menjadi korban pelemparan batu yang dilakukan oleh massa Kelompok Cipayung," ungkap Ipda Rayendra, Jumat (06/11/2020).


Ipda Rayendra menambahkan selain laporan dari pihak pemerintah, di hari yang sama kelompok Cipayung juga melapor terkait kasus penganiayaan dan kasus pelanggaran kode etik oknum anggota di Divisi Propam Polres Bone.


Lanjutnya dari laporan tersebut petugas sementara melakukan penyelidikan untuk pengumpulan bukti-bukti.


"Pasca aksi demo 4 laporan yang masuk, dan semua akan ditindak lanjuti dengan melakukan pengumpulan bukti dan pengambilan keterangan baik dari pelapor dan terlapor," tutupnya.


Terpisah, Kasatpol-PP Kabupaten Bone, A Akbar berharap permasalahan itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan. 


"Dari pihak kami sudah memasukan laporan ke polres Bone, tapi Saya berharap ada komunikasi serta kasus ini bisa terselesaikan secara kekeluargaan sehingga tidak lagi terproses di kepolisian, namun itu semua tergantung lagi dari teman-teman cipayung," ujarnya, Jumat (06/11/2020).


Diketahui, tiga Mahasiswa yang tergabung dari kelompok Cipayung Kabupaten Bone, terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai terlibat bentrok dengan aparat pengamanan.


Insiden itu berawal saat gabungan tiga organisasi kemahasiswaan (HMI, PMII, IMM) menggelar aksi guna mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Bupati Bone, Andi Fashar Mahdin Padjalangi.


Saat itu mahasiswa yang mencoba masuk ke halaman Kantor Bupati dihalangi oleh pihak pengamanan sehingga bentrok tak terhindarkan.


(And)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI