Perolehan PBB-P2 2020 di Sinjai Lampaui Target

12/01/2020 | 16:43 WIB

Bagikan:

 Perolehan PBB-P2 2020 di Sinjai Lampaui Target

INSTINGJURNALIS.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sinjai per tanggal 30 November 2020 mencatat total Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) yang meliputi 241.904 obyek pajak di sembilan kecamatan sebesar 104 persen.


Artinya, pada tahun 2020 ini PBB-P2 kembali melampaui target Pendapatan Asli daerah (PAD). 


Kepala Bapenda Sinjai, Asdar Amal Darmawan, mengatakan, jumlah penerimaan PBB-P2 diangka  tersebut sudah melampaui target yang telah ditetapkan di APBD tahun 2020 yang hanya Rp4,65 Miliar lebih. 


Jika dirupiahkan, total penerimaan PBB-P2 Kabupaten Sinjai tahun ini, sebesar Rp4,83 miliar lebih. 


"Berdasarkan target PAD tahun 2020 untuk PBB-P2 itu sudah diatas rencana penerimaan atau 104 persen", kata Asdar, Selasa (1/12/2020)


Menurut mantan Kepala Balitbangda Sinjai ini, progres realisasi pendapatan di sektor ini salah satunya karena kesadaran masyarakat atau wajib pajak di Sinjai terus meningkat. 


Meski pelayanan langsung seperti Jumpa Dara Muda’ (Bayar PBB Anda kami akan berkunjung melayani pemecahan penggabungan dan mutasi objek pajak anda) yang setiap tahunnya dilakukan ditiadakan karena suasana pandemi. 


"Memang kita tidak melakukan pelayanan langsung ke Desa karena pandemi agar menghindari kerumunan tapi bagaimana kami mendorong Desa agar mengoptimalkan penagihan melalui tim khusus yang kami bentuk", tandasnya. 


Kendati demikian, pihaknya terus memantau progres realisasi pendapatan berdasarkan pokok ketetapan tahun 2020 sebesar Rp5,13 miliar lebih yang kini diangka 93,24 persen dari total penerimaan PBB-P2. 


"Masih ada sisa waktu satu bulan sampai akhir tahun, kita mengupayakan menipiskan jarak realisasi dan pokok ketetapan yang diamanahkan untuk Bapenda Sinjai", jelasnya. 


Sekadar diketahui, penerimaan PBB-P2 per Desember 2019 lalu mencapai 103,12 persen. Jika dirupiahkan mencapai Rp4,74 miliar lebih dari target sebesar Rp4,6 miliar. (*)


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI