Target Realisasi Anggaran Diatas 95 Persen Diakhir Tahun, KPPN Sinjai Siap Lembur

12/08/2020 | 19:42 WIB

Bagikan:
INSTINGJURNALIS.com  - Realisasi Anggaran pada Kabupaten Sinjai sampai dengan hari ini telah mencapai angka 91,88% atau sebesar Rp369.562.067.464,- dari total pagu sebesar Rp402.215.882.000.    Kepala KPPN Sinjai Anas Fazri, menyebut dari total realisasi tersebut, sebesar Rp169.481.436.591,- merupakan realisasi belanja pada 25 Satuan Kerja Kementerian/Lembaga yang mencapai 85.62% dan sebesar Rp200.080.630.873,- berupa dana transfer DAK Fisik dan Dana Desa untuk Kabupaten Sinjai yang telah mencapai 97,95%.    "Berdasarkan komposisi jenis belanjanya, sampai saat ini realisasi belanja pegawai tetap menempati posisi tertinggi sebesar 92.42% disusul belanja barang sebesar 91,84% dan belanja modal baru sebesar 44,95%," ungkap Anas dalam keterangannya, Selasa (


INSTINGJURNALIS.com  - Realisasi Anggaran pada Kabupaten Sinjai sampai dengan hari ini telah mencapai angka 91,88% atau sebesar Rp369.562.067.464,- dari total pagu sebesar Rp402.215.882.000.


Kepala KPPN Sinjai Anas Fazri, menyebut dari total realisasi tersebut, sebesar Rp169.481.436.591,- merupakan realisasi belanja pada 25 Satuan Kerja Kementerian/Lembaga yang mencapai 85.62% dan sebesar Rp200.080.630.873,- berupa dana transfer DAK Fisik dan Dana Desa untuk Kabupaten Sinjai yang telah mencapai 97,95%.


"Berdasarkan komposisi jenis belanjanya, sampai saat ini realisasi belanja pegawai tetap menempati posisi tertinggi sebesar 92.42% disusul belanja barang sebesar 91,84% dan belanja modal baru sebesar 44,95%," ungkap Anas dalam keterangannya, Selasa (8/12/2020).


Anas menambahkan bahwa rendahnya realisasi belanja modal tersebut diakibatkan adanya tambahan alokasi pagu belanja modal untuk beberapa Satuan Kerja setelah tahun anggaran berjalan. 


Namun demikian Anas optimis bahwa sampai dengan akhir tahun nanti tambahan pagu dana tersebut dapat terserap secara optimal.

Penyerapan anggaran tahun ini didorong untuk dapat memberikan kontribusi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai dampak dari pandemi COVID-19.


"Pemerintah telah melakukan realokasi dan refocusing, diantaranya adalah ditetapkannya pos-pos akun khusus untuk kegiatan penanganan COVID-19," ujarnya.


Lebih lanjut untuk menjamin kelancaran penyaluran anggaran pada akhir tahun, Pemerintah melalui Ditjen Perbendaharaan setiap tahun melakukan pengaturan jadwal pengajuan tagihan ke KPPN dan rencana penarikan dana sebagaimana tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-20/PB/2020. 


KPPN Sinjai sebagai garda terdepan dalam pencairan dana APBN di wilayah Sinjai, terus berkoordinasi dengan Satuan Kerja dan Pemda Sinjai untuk mensukseskan akhir tahun anggaran 2020 melalui pengiriman reminder batas akhir jadwal pengajuan tagihan. 


"Targetnya realisasi sampai dengan akhir tahun anggaran di atas 95%. Jika dibutuhkan extra time, kami siap untuk lembur seperti pada hari Jumat dan Sabtu 4-5 Desember kemarin," tandasnya. (*)


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI