Cerita ASA Harus Melewati Tahun Terberat 2020

1/01/2021 | 16:33 WIB

Bagikan:

 Cerita ASA Harus Melewati Tahun Terberat 2020

INSTINGJURNALIS.com - Tahun kedua pemerintahan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) bisa dibilang sangat berat. Itu karena merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Sinjai yang mengakibatkan krisis kesehatan dan krisis perekonomian.


Dari awal datangnya wabah hingga saat ini, pemerintah terpaksa harus memutar otak dengan menerapkan beberapa kebijakan. Pembatasan aktivitas diberlakukan hingga tatap muka disekolah dihentikan sementara.


Bahkan, tekad yang kuat untuk melakukan pembangunan diberbagai bidang yang telah dirancang sedemikian rupa harus tertunda. Pasalnya, diawal bulan Maret 2020 Covid-19 mewabah di Bumi Panrita Kitta.


"Usai peringatan Hari Jadi Sinjai,  kita dilanda musibah dengan adanya Covid-19, saat itu Pemerintah Daerah diminta membentuk Satgas penanganan Covid-19, dimana Satgas ini bertugas menghimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas warga," ujar ASA saat menghadiri dzikir dan doa bersama di Masjid Islamic Center Sinjai, Kamis (31/12/2020) malam.


"Saya belajar banyak dari kejadian ini, Selaku Pemda ini bagaikan ujian besar dimana kita dituntut semampu kita bisa melaksanakan kegiatan sesuai apa yang kita milik dan regulasi yang ada," sambung ASA.


Meski demikian,  Lulusan Magister Monash University, Australia ini tetap merasa bersyukur karena bisa melewati segala tantangan tersebut dengan baik serta melakukan berbagai pembangunan yang daerah lain tidak bisa laksanakan.  Ini semua tidak lepas dari doa seluruh pihak. 


Pembagian bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 juga berjalan baik dan dinikmati masyarakat sehingga perekonomian di Sinjai masih tetap berjalan. 


Selain itu, berdasarkan data dari BPS, tingkat kemiskinan di Sinjai di tahun 2020 mengalami penurunan hingga 9 persen.  Capaian ini kata ASA patut kita syukuri sebab itu berarti program yang dilaksanakan selama ini dilaksanakan telah dirasakan dan menyentuh masyarakat. 


Namun demikian, pihaknya tidak memungkiri masih banyak kekurangan, baik dalam hal koordinasi antar instansi, diri pribadi maupun dalam hal lainnya.  Kekurangan ini sifatnya manusiawi dan Bupati berharap di awal tahun 2021 ini bisa menjadi renungan agar segala kekurangan bisa diatasi. 


"Sebagai Kepala Daerah, saya menyadari banyak harapan, keinginan dan impian masyarakat yang belum terwujud. Baik di bidang infrastruktur, peningkatakan sumberdaya manusia, kesehatan, pendidikan maupun bidang lainnya. Atas harapan yang belum kesampaian ini saya mohon maaf setulus-tulusnya," tuturnya. 


Bupati ASA berharap diawal tahun 2021 menjadi tahun pelecut semangat bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kinerja dalam mewujudkan harapan, keinginan dan impian sesuai dengan program yang sudah direncanakan. (*)


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI