Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu dan Tempe di Bone 'Disunat'

1/07/2021 | 19:10 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com-- Kenaikan harga kedelai berimbas harga tahu dan tempe di sejumlah pasar di Kota Watampone mengalami kenaikan. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh melonjaknya harga kedelai hingga Rp 10.000 per kilo.


Berdasarkan pantauan Instingjurnalis.com, di Pasar Palakka dua olahan bahan kedelai mengalami kenaikan. 


Nani salah seorang pedagang mengeluhkan kenaikan harga kedelai yang mencapai Rp 10.000 perkilo. Kata dia, sebelumnya harga kedelai hanya dikisaran Rp 8.000 per kilonya.


Untuk mensiasati hal itu, ia mengaku harus menyesuaikan harga kedelai. Nani menjelaskan, harga tempe sebelumnya Rp 10.000 per tiga potongan besar. Namun, semenjak harga kedelai naik, ukuran tempe terpaksa dikurangi.


"Harga tempe tetap kita jual 10.000 tapi ukurannya kecil, sementara tahu juga tetap 5.000 per empat potong, tapi ukurannya kecil," kata Nani saat diwawancarai, Kamis (07/01/2021).


Senada disampaikan, Surya mengatakan meskipun harga kedelai mengalami kenaikan, namun tempe dan tahun tidak pernah hilang dipasaran. Namun, kata dia, berimbas pada ukuran kedua olahan kedelai itu.


"Ukurannya sekarang kecil dulu besar sebelum harga kedelai naik," ungkapnya.


Diketahui, kenaikan harga kedelai disebabkan lonjakan permintaan kedelai dari Tiongkok ke Amerika Serikat selaku eksportir.


(Fah)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI