Tanggapan Tokoh Pemuda soal Wacana Penggantian Nama Provinsi Jawa Barat

4/04/2021 | 11:28 WIB

Bagikan:

 Tanggapan Tokoh Pemuda soal Wacana Penggantian Nama Provinsi Jawa Barat

INSTINGJURNALIS.com - Tokoh pemuda, Elhan Zakaria angkat bicara terkait wacana Provinsi Jawa Barat berganti menjadi Provinsi Sunda atau Tatar Sunda.


Gagasan mewacanakan perubahan nama provinsi tersebut muncul dari sebuah diskusi "Dialog Aspirasi Pengembalian Nama Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda" yang diadakan di Perpustakaan Ajip Rosidi, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (12/10).


Terlebih adanya angket yang sampai ke media sosial Elhan Zakaria yang bertemakan setuju atau tidak, Provinsi Jawa Barat dirubah namanya menjadi Provinsi Sunda.


"Tadi saya lagi berselancar di dunia maya tiba-tiba ada angket saya langsung telaah dan isi saja, setelah itu saya kontak langsung penyebar angket yaitu Kang Dani Kurniawan, dan akhirnya kami komunikasi banyak, setelah komunikasi banyak, semua dasar pemikiran menjadi masuk akal," ujarnya.


"Dalam komunikasi Kang Dani Kurniawan menyebutkan "Dengan munculnya perubahan nama Provinsi Sunda akan menjadi inklusif untuk semua pihak lintas Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan dalam Bhineka Tunggal Ika," sambung Elhan.


Secara garis besar Elhan Zakaria setuju dengan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda. Baginya hal itu sangat bagus.


"Jelas kok secara geografis pun hari ini Provinsi yang paling Barat kan Provinsi Banten, bukan Provinsi Jawa Barat lagi," pungkasnya. 


Elhan menambahkan, Sunda itu peradaban masa lalu yang sampai hari ini masih ada, ya itu sunda. Sunda disini bukan hanya orang sunda kita, tapi lihatlah kenapa di Timur ada Sunda kecil di Barat ada Sunda Besar. 


"Dan ini bisa menjadi bahan pola kenapa nama Provinsi Jawa Barat saya bilang setuju kalau diganti namanya menjadi Provinsi Sunda. Jelas akan ada efek ke Provinsi tetangga, misal Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten. Tapi jika dilihat lebih dalam nilai nilai kearifan lokal dan budaya gotong royong dalam kebersamaan tidak akan pernah hilang walau tersekat oleh garis garis karena kita semua adalah Bangsa Indonesia dan setiap warga negaranya memiliki hak untuk membela bangsa dan terutama untuk menyuarakan aspirasi," pungkasnya.


Sehingga secara pribadi, dia mensuport kepada inisiator meski Elhan tak pernah bertemu. Tapi katanya, ini bagus untuk menegakan kearifan lokal yang ada, pro kontra pasti ada terlebih di Jawa Barat saat ini bukan hanya orang asli sunda yang bertempat tinggal.


Tapi jika melihat jauh kepada sejarah ini sangat bagus, kearifan lokal akan menjadi semangat baru bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya orang sunda sendiri untuk lebih mempelajari sejarah asli bangsa nusantara yang saat ini sudah menjadi Republik Indonesia.


Selain itu ada aturan Permendagri nomor 30 Tahun 2012 yang bisa dijadikan pedoman untuk pola juga berbagai aspek juga saya yakin akan mendukung ke perubahan nama ini baik dari sisi sejarah, budaya, dan lain halnya yang jelas ini akan menjadi rujukan toponomi.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI