Begini 'Jurus' Pemkab Sinjai Basmi Serangan Hama Tikus yang Menyerang Sawah Petani

7/14/2021 | 19:02 WIB

Bagikan:

 

Begini 'Jurus' Pemkab Sinjai Basmi Serangan Hama Tikus yang Menyerang Sawah Petani

INSTINGJURNALIS.com - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sinjai tidak tinggal diam dalam merespon keluhan petani di Bumi Panrita Kitta. 


Khususnya dalam mengatasi hama tikus atau organisme pengganggu tanaman (OTP) yang menyerang ladang persawahan petani. 


Kepala Dinas TPHP Sinjai H. Kamaruddin mengungkap, pengendalian hama tikus ini dilakukan dengan cepat untuk mengatasi terjadinya gagal panen atau puso. 


Ia mengakui bahwa berdasarkan laporan yang diterima, ada beberapa sawah milik pertani terserang hama tikus, sehingga pihaknya segera mengatasinya dengan membasmi memakai racun ikus.


"Berdasarkan informasi yang kami terima ada beberapa area sawah milik petani yang terserang hama tikus seperti di wilayah Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai Timur dan Bulupoddo. Alhamdulilah kita bisa atasi secepatnya melalui kerjasama POPT (Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) dengan kelompok tani dilapangan, " ujarnya, Rabu (14/7/2021).


Hal ini menurutnya juga berdasarkan petunjuk dan arahan dari Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang memerintahkan Dinas TPHP untuk segera mengatasi permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh petani. 


Untuk mengatasi kemungkinan bertambahnya area sawah milik petani yang terkena hama tikus,  pihaknya kembali menerima tambahan racun tikus dari Pemerintah Provinsi Sulsel melalui IP3 OPT Bulukumba sebagai cadangan. 


"Berdasarkan pemetaan dari Balai Proteksi TPHP Provinsi Sulsel, Kabupaten Sinjai ini masuk kategori rawan tikus untuk musim tanam tahun ini, apalagi ini dipengaruhi oleh cuaca yang sering hujan pada malam hari. Makanya kami  tambah persediaan racun tikus yang akan ditempatkan di seluruh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di Sinjai," jelasnya. 


Kamaruddin berharap kepada para petani agar segera melaporkan kepada petugas POPT jika hama ini menyerang sawah miliknya sehingga bisa diatasi secepatnya agar tidak terjadi puso. (*)


Editor: Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI