Pembangunan Kantor Desa Biji Nangka Mangkrak, Inspektorat Sinjai Gelar Audit Khusus

7/27/2021 | 17:02 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Proyek mangkrak pada pembangunan Kantor Desa Biji Nangka, Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai terus dilakukan pendalaman. Tim auditor (Inspektorat) melakukan audit khusus pengelolaan Dana Desa. 


Audit khusus itu merupakan buntut atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh Kepala Desa Biji Nangka, Abdul Rauf. 


Abdul Rauf selaku pimpinan proyek pembangunan Kantor Desa Biji Nangka yang menggunakan Dana Desa (DD) dikerjakan sejak tahun anggaran 2017 hingga tahun anggaran 2019 belum dirampungkan.

Sehingga diduga ada kesalahan perencanaan dibalik pembangunan yang telah menghabiskan ratusan juta rupiah itu. 


Dari beberapa sumber, pembangunan kantor desa sudah dianggarkan sejak tahun 2017. Berawal dari perbaikan dapur tahun 2017 dan dilanjutkan rehabilitasi plafon di tahun 2018. Namun kemudian diratakan dengan tanah (rehab total) di tahun 2019 dengan anggaran pondasi sekitar Rp.150 juta.


Pembangunan berlanjut di tahun 2020 dengan item kegiatan pembangunan cor tiang dan atap yang besaran anggarannya Rp.250 juta. Hingga kini pembangunan kantor desa itu sudah menelan anggaran kurang lebih Rp.400 juta. 


Kepala Inspektorat Sinjai, Andi Adeha Syamsuri mengatakan, rekomendasi audit khusus pengelolaan Dana Desa Biji Nangka itu telah diterima Inspektorat. Surat itu merupakan permintaan khusus dari pihak Polres Sinjai. "Surat (rekomendasi) sudah kami terima, hasilnya akan dikordinasikan dan ekspose dulu dengan pihak Polres," kata Andi Adeh, Selasa (27/07/2021). 


Andi Adeha melanjutkan, pihak saat ini tengah melakukan audit akhir masa jabatan beberapa desa. "Sementara kami juga melakukan audit reguler terhadap beberapa desa yang masa jabatannya telah selesai dan akan rampung awal Agustus," tambahnya.


Sekedar diketahui, pihak kepolisian  dalam tahap pemeriksaan dan untuk sementara sekitar seratusan saksi telah diperiksa. Sampai saat ini masih berstatus penyelidikan," kata Iptu Abustan Kasat Reskrim, Kamis (01/07/2021). 


Menurutnya, pihak juga sementara melakukan koordinasi dengan pihak inspektorat selaku aparat pengawas internal pemerintah. 


 "Kita sementara berkoordinasi dengan APIP untuk melakukan audit," imbuh Abustan. 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI