Pemkab Sinjai dan FKM Unhas Makassar Bangun Kolaborasi

9/27/2021 | 14:41 WIB

Bagikan:

 Pemkab Sinjai dan FKM Unhas Makassar Bangun Kolaborasi

INSTINGJURNALIS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat kolaborasi dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terkait penyusunan regulasi penguatan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) bagi sasaran kunci pencegahan Stunting.


Kegiatan yang dikemas dalam rapat koordinasi (Rakor) ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Drs Akbar serta pendamping FKM Unhas Makassar, Muh Rahmat, berlangsung di aula Wisma Sanjaya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (28/9/2021)


Tim pendamping FKM Unhas Makassar, Muh Rahmat, mengatakan rakor ini membahas sasaran kunci pencegahan Stunting di kabupaten Sinjai melalui regulasi komunikasi perubahan perilaku terhadap Stunting.


Sasaran lainnya, agar Kabupaten Sinjai memiliki strategi komunikasi yang jitu dalam penanganan Stunting. Termasuk mendorong orientasi pelatihan Komunikasi antar pribadi bagi tenaga Puskesmas dan keder Kesehatan yang ada.


"Melalui kegiatan ini, kita berharap ada identifikasi secara detail terhadap regulasi yang telah dimiliki Sinjai secara khusus komunikasi perubahan perilaku sehingga semakin hari semakin bisa kita kendalikan," jelasnya.


Sementara itu, Sekda Sinjai, Drs Akbar menyambut baik kolaborasi yang telah terbangun ini. Dalam sambutannya, ia mendorong seluruh kelompok kerja (Pokja) yang terlibat dalam penanganan Stunting Kabupaten Sinjai dapat bekerja semaksimal mungkin.


"Ini yang perlu di tata kelola, apa yang bisa dilakukan dalam hal pencegahan stunting, akan tetapi regulasi ini bukan berarti melarang kita mengambil kebijaka melainkan membantu Pemda untuk mencapai tujuan stunting," jelasnya.


Rakor penyusunan regulasi penguatan SKN bagi sasaran kunci pencegahan Stunting ini turut dihadiri Kadis Kesehatan Sinjai dr Emmy Kartahara Malik, serta perwakilan OPD lingkup Pemkab Sinjai.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI