Bukti Konkret Pemerintah Sinjai Sejahterakan Peternak Melalui Program IB

10/08/2021 | 17:31 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Program inseminasi Buatan (IB) yang diterapkan sejak 2019, kini menjadi primadona para peternak di Kabupaten Sinjai. Pasalnya, selain para peternak bisa memiliki sapi unggulan dari berbagai jenis, peternak juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor peternakan.


Tercatat sejak tiga tahun terakhir program tersebut cukup sukses dengan ribuan ekor sapi hasil IB berhasil lahir. Misalnya, tahun 2019 dengan jumlah sapi IB 6.781 ekor dengan jumlah kelahiran 2.200 ekor. Lalu tahun 2020 sebanyak 6.343 ekor sapi IB dengan jumlah kelahiran 2.661 ekor. Sementara tahun 2021 periode 30 September sudah mencapai 4.640 dengan target 6000 ekor. Sementara jumlah kelahiran 1609 ekor.


Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat terkhusus para peternak dengan harga sapi yang tinggi. "Sapi IB umur 1 bulan saja bisa dijual seharga Rp5 juta, kalau sapi hasil kawin alam biasa baru bisa dijual jika sudah berumur 1 tahun,” ungkap Andi Seto. 


Andi Seto mengatakan, bukti komitmen dan kepedulian pemerintah daerah kepada para peternak adalah dengan dilakukannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Percepatan Program Asuransi Usaha Ternak Sapi antara PT Asuransi Jasindo dan pemerintah Sinjai.


“Jadi. Para peternak sapi. Kali ini tidak harus memikirkan ancaman rugi. Biasanya ancaman kerugian itu akibat dari kematian, penyakit, melahirkan, kecelakaan, pencurianatau kehilangan dari ternak itu sendiri. Kini Jasindo siap memberikan uang pengganti sebesar Rp10 Juta per ekor. Hal ini jelas memberikan rasa aman kepada peternak. 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI