Publik ke Pemerintah Sinjai: Dulu Banyak Keluhkan Pelayanan Kesehatan, Kini Masyarakat Dijemput di Rumahnya

10/10/2021 | 19:16 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Sinjai, Saiful mengaku pemerintah Kabupaten Sinjai terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui sektor kesehatan. Di bawah kepemimpinan Andi Seto Asapa, berbagai programnya sangat menyentuh sejumlah kalangan.


Selain melalui program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) plus, pemerintah juga melakukan pelayanan gerai satu pintu di RSUD Sinjai dengan menempatkan petugas dari Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPJS, Jasa Raharja dan petugas Dinas Kesehatan. 


Lalu, layanan antar jemput pasien dari rumah ke puskesmas atau ke rumah sakit dan atau sebaliknya, dari rumah sakit ke rumah pasien. Selain itu, penyediaan rumah singgah pasien atau keluarga di Makassar. Program gratis ini diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu saat sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit Makassar.


Saiful mengatakan pogram Jamkesda plus ini terdiri dari beberapa item. Mulai dari pelayanan kesehatan pelayanan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Dimana masyarakat tidak dibatasi memperoleh asuransi kesehatan dan iurannya ditanggung oleh Pemda, bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.


Termasuk juga program home care dan home visit. Layanan kesehatan mengunjungi langsung rumah-rumah masyarakat hingga pelosok. Termasuk program publik safety center (PSC) 119.


"Dulu, Pak Andi Rudiyanto Asapa juga dijuluki sebagai pelopor kesehatan gratis karena menghadirkan program jamkesda, sekarang dilanjutkan anaknya dengan program jamkesda plus, layanan kesehatannya jauh lebih banyak dari sebelumnya," kata Saiful. 


"Kalau kita evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, banyak keluhan masyarakat karena tidak mendapat pelayanan, sedikit-sedikit ramai di media sosial, saat ini kita jarang menjumpai itu, itu artinya program ini sangat terasa manfaatnya," tambahnya lagi. 


Oleh karena itu, dia berharap, program ini terus dilanjutkan oleh Bupati ASA. Dengan harapan, masyarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan prima tanpa dipungut biaya sepeserpun. "Kalau sudah ada yang bagus, kenapa mesti cari yang lain lagi," kuncinya. 

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI