Ratusan Anggota BPD Sinjai Dinaikkan Gajinya: Keluhan Kami Dijawab Pemerintah

10/12/2021 | 00:19 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Andi Seto Asapa menaikkan gaji kepada 507 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kenaikan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam mensejahterakan BPD di daerah Sinjai. 


Kepastian tersebut tertera dalam Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 1 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Bupati nomor 2 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan desa.


Kepala Dinas PMD Sinjai melalui Kasi Tata Pemerintahan Desa, Syarif Hamra menjelaskan, kenaikan tunjangan BPD sesuai Pasal 21 Perbup No 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Perbup Nomor 2 tahun 2019. 


Dimana gaji ketua BPD sebesar 1,2 juta rupiah, wakil ketua 1,1 juta, Sekretaris 1,1 juta dan anggota sebesar 1 juta rupiah.


"Hal tersebut berdasarkan penyesuaian revisi kedua atas Peraturan Pemerintah nomor  11 tahun 2019 tentang pelaksanaan undang-undang. Yang mana di dalamnya  penyesuian siltap kades dan perangkat desa yang berimbas penyesuaian kenaikan tunjangan BPD," jelasnya. 


Kenaikan tersebut mendapat respon dari warga, Ketua Asosiasi BPD se-Kabupaten Sinjai, Andi Ihwan Usman mengatakan, respon Bapak Bupati Sinjai atas keluhan gaji tunjangan tetap BPD Se Kabupaten ditanggapi dengan serius. 


Buktinya, sebagai orang nomor satu di bumi panrita kitta keluhan itu dijawab dengan menaikkan penghasilan anggota BPD.


Dimana sebelumnya kata Andi Iwan, gaji ketua BPD sebesar 1 juta dinaikkan menjadi 1,2 juta, wakil ketua 900 ribu menjadi 1,1 juta dan sekretaris BPD 850 ribu menjadi 1,1 juta dan anggota 800 ribu menjadi 1 juta.


"Mewakili BPD Se kabupaten Sinjai sangat berterima kasih kepada bapak Bupati Sinjai atas perhatiannya yang begitu besar kepada BPD dan semoga kenaikan bisa menunjukkan kinerja berbasis desa dalam mengawal visi misi pemerintah daerah," bebernya.


Untuk itu, kata Andi Iwan, kenaikan penghasilan BPD Se Kabupaten Sinjai harus dibalas dengan kinerja dalam bentuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah daerah dan menginformasikan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.


"Selain itu, juga memberikan sumbangsih pemikiran terkait pembangunan yang ada di kabupaten Sinjai demi daerah yang kita cintai," ungkapnya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI