Fenomena La Nina, Bupati ASA Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam

11/03/2021 | 18:58 WIB

Bagikan:

 Fenomena La Nina, Bupati ASA Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam


INSTINGJURNALIS.com - Masyarakat perlu bersiap-siap menghadapi La Nina di penghujung tahun 2021 yang menimbulkan potensi bencana dan dapat mengancam ketahanan pangan, imbau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


La Nina diperkirakan terjadi di Indonesia hingga akhir 2021 atau awal 2022 antara bulan Desember, Januari, dan Februari. Fenomena tersebut ditandai dengan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.


Sekaitan dengan hal itu, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam selama beberapa bulan kedepan.


Imbauan ini diserukan Bupati ASA, atas peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait fenomena 'La Nina' lemah yang cukup berpotensi meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Sinjai. 


Beberapa bentuk bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi yang sering melanda Sinjai adalah longsor, banjir, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.


"Sebagai kepala daerah, saya mengimbau warga untuk waspada terhadap fenomena ini," ungkap Bupati ASA, Rabu (3/11/2021)


Menurut Bupati ASA, dari hasil kajian BMKG menunjukkan bahwa curah hujan mengalami peningkatan pada bulan November, Desember, hingga Februari 2022 akibat fenomena 'La Nina' ini.


Olehnya itu, Bupati ASA berharap masyarakat Sinjai tetap waspada sekaligus menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan, aktif memonitor perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana.


Tidak hanya itu, Bupati ASA meminta Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Sinjai ikut meningkatkan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), logistik dan peralatan.


Serta meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa/kelurahan untuk aktif memberi edukasi terkait mitigasi bencana, tetap siaga, waspada dan tetap membangun kesiapsiagaan dalam mewaspadai dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


"Saya minta kepada semua elemen masyarakat segera laporkan segala bentuk kejadian bencana kepada pemerintah melalui BPBD Sinjai," jelas Alumni Magister Monash University, Australia itu.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI