Publik Minta Dokter Mesum di Sinjai Segera Diberikan Sanksi

12/18/2021 | 03:08 WIB

Bagikan:

Satria


INSTINGJURNALIS.Com--Kasus pasangan mesum yang melibatkan seorang dokter berstatus aparatur sipil negara (ASN) AB dan WD memantik komentar dari publik. Mereka meminta agar kedua pelaku dihukum seberat mungkin sesuai perbuatannya.


Anggapan publik beralasan. Kelakuan AB dan WD jelas tidak mencerminkan sosok pelayan masyarakat. Sebagai ASN, AB dan WD semestinya mengambil peran sebagai contoh ke masyarakat.


"Pecat sebagai ASN. Apa yang dilakukan oleh pelaku sudah mencoreng, khususnya dunia medis dan jauh dari nilai-nilai etika orang Sinjai. Harus dihukum seberat-beratnya," kata selah seorang warga, Wand kemarin


Bahkan mereka meminta ke dinas terkait untuk memberikan sanksi. "Untuk dinas terkait segera memberikan hukuman agar sebagai contoh untuk seluruh ASN," tambahnya.


Terpisah Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik mengatakan pihaknya sudah menyerahkan ke pihak kepegawaian untuk diberikan sanksi.

"Kami sudah menyerahkan ke pihak penegakan disiplin ASN," kata dr Emmy.


Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sinjai, Lukman Mannan yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan melalui panggilan seluler dan pesan belum memberikan jawaban.


Sepasang dokter yang bukan berstatus suami-istri terjaring razia dan kedapatan berduaan di salah satu Wisma di Jalan Sultan Isma, Sinjai. Kedua pasangan tersebut berinisial AB dan WD. Buntutnya, istri dari AB melaporkan ulah suaminya ke Polres Sinjai.


Keterangan dari istri AB, bahwa suaminya telah menjalin hubungan dengan WD sejak setahun lalu, bahkan dirinya telah menemui WD untuk menghentikan ulahnya. Namun, hal itu tidak diindahkan hingga berujung penggerebekan.


Sampai berita ini diturunkan pihak dinas kesehatan belum memberikan konfirmasi terkait kedatangan isteri AB. Sedangkan info yang berkembang sementara isteri AB telah mendatangi inspektorat dan dinas kesehatan.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI