Beri Ruang Perangkat Daerah Berinovasi, Cara Bupati ASA Dorong Pertumbuhan Ekonomi

2/06/2022 | 21:14 WIB

Bagikan:

 Beri Ruang Perangkat Daerah Berinovasi, Cara Bupati ASA Dorong Pertumbuhan Ekonomi

INSTINGJURNALIS.com - Strategi pengembangan fisik, pengembangan dunia usaha, pengembangan masyarakat dan mempermudah izin usaha dengan pelayanan yang humanis merupakan salah satu rujukan bagi pemerintah daerah dalam mengatasi masalah yang ada pada persoalan perekonomian.


"Pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan baik dan pertumbuhan ekonomi meningkat dan tentu juga kemandirian serta pendapatan perkapita masyarakat juga meningkat ketika kita jelih melihat persoalan itu," kata Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).


Olehnya itu, Bupati ASA memberikan ruang bagi perangkat daerah untuk terus berinovasi, seperti mendorong penciptaan wirausaha baru. 


Bahkan di tengah pandemi Covid-19 Sinjai berhasil mencapai angka pertumbuhan ekonomi sebesar 1,55 persen dibandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan provinsi yang minus.


Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan Pemda dengan pembinaan UMKM menujukkan hasil yang memuaskan.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sinjai, Muh. Saleh mengatakan, terdapat beberapa pembangunan di daerah yang telah dilakukan, sebagai upaya mendukung program Bupati Sinjai, utamanya dalam skala pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Sinjai.


Muh. Saleh mengatakan, program pembangunan khusus untuk tahun anggaran 2021, secara keseluruhan pembangunan fisik untuk mendukung program Bupati terkait UKM, pihaknya telah membangun sentra industri.


"Kami telah membangun sentra industri, berupa pengolahan hasil peternakan,  sentra industri logam, dan sebelumnya sentra industri hasil perikanan," jelas Muh. Saleh.


Ia menambahkan, sentra industri pengolahan hasil peternakan ini, nantinya berbagai macam olahan produk yang akan diolah, dari daging sapi juga daging ayam.


"Di dalam sentra ini, terdapat 20 kelompok. Satu kelompok terdiri atas 10 orang, sehingga secara keseluruhan  terdapat 200 pelaku usaha yang direlokasi ke sentra ini," tuturnya.


Sedangkan untuk sentra logam, dikhususkan bagi pekerja industri pandai besi seperti, cangkul, parang dan lain-lain. 


Adapun, untuk sentra logam ini kurang lebih terdapat 10 kelompok, setiap kelompok terdiri atas lima orang, sehingga secara keseluruhan terdapat 50 pelaku usaha.


"Ini merupakan salah satu pembangunan yang kami lakukan pada tahun ini 2021. Pembangunan tersebut, bertujuan untuk mendukung program Bupati terkait penyediaan untuk wirausaha baru," ucapnya.


Muh. Saleh mengungkapkan, program pembangunan ini terus didukung oleh pemerintah, lantaran dengan program tersebut dapat menumbuh kembangkan wirausaha baru.


"Dengan adanya pembangunan dua sentra industri ini, nantinya terdapat 250 pekerja UKM," katanya.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI