Ironi, Minyak Goreng Langka di Negara Penghasil Sawit, Warga Rela Antri dan Rusuh, Pemerintah Dinilai Apatis

3/12/2022 | 13:47 WIB

Bagikan:

 Ironi, Minyak Goreng Langka di Negara Penghasil Sawit, Warga Rela Antri dan Rusuh, Pemerintah Dinilai Apatis

INSTINGJURNALIS.com - Ironi bangsa ini, kebutuhan dasar masyarakat khususnya minyak goreng langka. Selain mahal juga sulit ditemukan disejumlah pasaran, padahal diketahui bahwa negara ini adalah merupakan salah satu negara penghasil sawit yang terbesar didunia.


Tak terjadi disejumlah daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, demi mendapatkan minyak goreng curah seharga 13 ribu per satu liter, ratusan warga beberapa hari ini terlihat antri dan terdengar mengeluh atas susahnya mendapatkan kebutuhan rumah tangganya yakni minyak goreng.


Seperti antrian warga di salah satu toko sembako yang ada di Jalan Bulu Bicara, selain itu juga tetpantau salah satu toko di Jalan Jendral Sudirman juga dipadati antrian warga untuk mendapatkan minyak goreng.


Tak hanya itu, tepatnya dijalan bulu bicara toko unggas terlihat antrian warga untuk mendapatkan minyak goreng cura seharga 13 ribu dan kemasan 20ribuan, dibalik antrian itu warga bahkan sempat bentrok sesama pembeli karena desakan 


Salah satu warga yang juga sebagai ibu rumah tangga, Senni menjelasakan bahwa dirinya antri selama dua jam untuk mendapatkan minyak goreng, menurutnya selain langka juga mahal.


"Heran juga pemerintah nampaknya cuek dengan kejadian kelangkaan minyak goreng di Sinjai, selain mahal juga sulit didapatkan harus antrian 2jam," ungkapnya


Sementara itu pihak toko sembako hanya menyediakan stok minyak goreng terbatas dan tiba-tiba toko ritel seperti Alfa Mart dan Alfa Midi di Sinjai tiba-tiba kehilangan minyak goreng kemasan padahal sebelumnya begitu banyak terpajang dihalaman toko masing- masing minyak goreng kemasan dengan harga diskon.

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI