Tegas, Bupati ASA Warning Aparat Pemerintah Soal Narkoba

 

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa memantau pelaksanaan tes urine mendadak anggota Satpol PP dan Damkar Sinjai. Salim/W

INSTINGJURNALIS.COM Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada siapa saja yang terlibat narkotika.


Terlebih kata dia, yang terlibat dengan barang haram tersebut adalah aparat pemerintahan khsusunya di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.


Menurut alumni Monash University Melbourne Asutralia, itu langkah tegas ini untuk memberikan efek jera bagi kalangan pegawai lainnya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narotika.


"Selaku kepala daerah, tentu saya menginginkan bahwa kita punya pemerintahan ini bersih dari yang namanya narkoba. Tidak perlu saya sampaikan apa dampak dari narkoba itu, semua pasti sudah tahu semua," ungkapnya saat memberikan pengarahan kepada ratusan personel Satpol PP dan Damkar usai menjalani tes urine, di Halaman Kantor Satpol PP dan Damkar, Jumat, (20/1/2023).


ASA berharap tes urine bagi ratusan personel itu, hasilnya tak ada yang positif. Sebab, jika ditemukan positif maka hal itu akan di proses sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Kami dari pemerintah daerah tidak akan melindungi orang-orang yang terlibat narkoba. Itu kami proses sesuai dengan aturan pemerintahan. Dan kami juga akan meminta kepada kepolisian untuk memproses sesuai aturan pidana," tegasnya.


Karena itu, ASA menambahkan dengan tes urine ini, anggota Satpol PP dan Damkar bisa membuktikan bahwa tidak ada yang terkena narkoba.


"Ingat kami dari pemerintahan tidak akan mentoleransi pengguna narkoba, pemakai narkoba untuk berada di dalam pemerintahan Kabupaten Sinjai. Jadi kalau ada yang kedapatan kami proses baik dari secara admnistrasi pemerintahan maupun juga sesuai aturan hukum yang berlaku," kuncinya. (Satria)



BERLANGGANAN ARTIKEL, IKUTI KAMI :


Bagikan :
RajaBackLink.com