INSTINGJURNALIS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian terus mengakselerasi penguatan peran kehumasan sebagai ujung tombak komunikasi publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan dan Pengelolaan Informasi Publik Tahun 2025 di Command Center, Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat (28/11/2025) siang.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab dalam membangun tata kelola informasi yang transparan, responsif, dan selaras dengan dinamika kebutuhan masyarakat di era digital.
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, dihadiri oleh Kadis Kominfo dan Persandian Dr. Mansyur, Kabid Humas dan IKP, Hj Ika Mayasari, humas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan kecamatan, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kinerja kehumasan selama tahun 2025 dan merumuskan strategi penyebarluasan informasi satu pintu agar lebih terarah dan efektif di tahun 2026 mendatang.
"Rakor ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi komunikasi publik dan menyusun langkah konkret menghadapi tantangan informasi di tahun 2026. Kita ingin fungsi kehumasan berjalan optimal, dengan penyampaian informasi yang tepat sasaran dan mendukung arah kebijakan daerah,” ujarnya.
Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menekankan pentingnya kehumasan sebagai wajah pemerintah di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya sensitivitas opini publik.
“Humas bukan sekadar fungsi teknis, tapi bagian dari strategi pembangunan. Tanpa komunikasi yang baik, dan Humas pembangunan tidak ada artinya," pungkasnya .
Pada kesempatan tersebut, Andi Jefrianto mendorong penguatan peran humas melalui penyiapan vocal point humas di setiap OPD, respons cepat terhadap isu publik berbasis data, pembentukan tim reaksi cepat lintas sektor untuk layanan dasar, kebencanaan, dan kesehatan.
Termasuk mengoptimalkan kanal digital seperti media sosial, website, dan media massa, transparansi dan dokumentasi informasi penting serta peningkatan peringkat KIM di Komisi Informasi (KI).
Selanjutnya, Andi Jefrianto juga mengarahkan agar komunikasi publik mendukung program prioritas pemerintah dengan narasi pembangunan yang menyentuh tiga elemen utama, yakni capaian, tantangan, dan rencana tindak lanjut.
"Pengelolaan informasi yang baik akan memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendukung keberhasilan pembangunan Pemerintah daerah," jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Rakor ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada instansi dan kelompok yang berkontribusi aktif dalam pengelolaan informasi publik, seperti Award SPAN Lapor oleh RSUD Sinjai, DTPHP peraih penghargaan Forkohumas, Dinas PUPR kategori Pemenuhan PPID dan KIM Lamatti Riaja peraih Kinerja Informasi Masyarakat terbaik.
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP

Komentar0