INSTINGJURNALIS.COM - Masa kepemimpinan Bupati Hj. Ratnawati Arif dan Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda, yang dikenal dengan akronim "RAMAH" genap satu tahun menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan visi Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan (Sama-samaki).
Dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, duet pemimpin ini mengusung semangat kebersamaan “Sama-Samaki” yang kemudian diterjemahkan dalam berbagai program strategis lintas sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan layanan kesehatan, pemberdayaan keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
Selama pemerintahan RAMAH di Bumi Panrita Kitta' julukan daerah Kabupaten Sinjai, sejumlah program telah direalisasikan untuk masyarakat Sinjai. Program itu dikemas dalam visi Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan, melalui semangat kebersamaan “Sama-Samaki” yang merupakan janji pada Pilkada 2024 lalu.
Program dibidang infrastruktur (RAMAH Infrastruktur) misalnya, selama setahun kepemimpinan RAMAH telah merealisasikan dan mewujudkan 10 program strategis mulai dari bangunan rawat inap Sub Kegiatan Pengembangan Rumah Sakit, Belanja Modal Rehabilitasi Ruang Kelas SD, Peningkatan Jalan Insentif Fiskal Ruas Laiya-Arabika, Ruas Mangottong-Saukang, Ruas Matamatae-Tadi), Ruas Sapuberu – Marana.
Rehabilitasi Jembatan Ruas Jatie – Massaile, Pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Biringere, Pekerjaan Bahu Jalan Ruas Jl. Jend. Ahmad Yani serta Pembangunan Jalan Lingkungan Carumbang – Kabbe (Ling. Sapotoayya – Ling. Possongia) Kel. Tassililu.
Bidang keagamaan (RAMAH Keagamaan), pasangan Ratnawati-Mahyanto merealisasikan program pemberian insentif kepada petugas keagamaan yang ada di Kabupaten Sinjai. Total petugas keagamaan yang diberikan insentif sebanyak 3.257 orang.
Mereka yang menerima insentif ini, meliputi, Guru mengaji, Imam masjid, Petugas riayah, Imam desa/kelurahan, Muadzin, Penyelenggara jenazah, dan Petugas penjaga makam.
Program lainnya seperti RAMAH Kesehatan, Pemkab Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Ratnawati dan A. Mahyanto berhasil mengembalikan status prioritas Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan Gratis.
Selama tahun 2025, skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah yang didanai penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mengalokasikan sekitar Rp3 miliar setiap bulan demi memastikan seluruh warga kurang mampu tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan tanpa harus membayar premi.
Tak hanya berkelanjutan, program ini juga inklusif. Tidak ada batasan kuota peserta. Warga cukup datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Persatuan Raya Sinjai, untuk didaftarkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemkab Sinjai.
Program RAMAH Pendidikan tak mau kalah. Di tahun pertamanya, Bupati Ratnawati merealisasikan program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sinjai, khususnya peserta didik kurang mampu.
Untuk totalnya, program unggulan ini menyasar 2.898 peserta didik baru di sembilan kecamatan, dengan rincian 1.157 peserta didik baru SD sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar pendidikan, serta 1.741 peserta didik baru SMP dalam rangka memperkuat akses pendidikan menengah yang layak.
Program bantuan yang diberikan mencakup perlengkapan esensial seperti seragam sekolah, tas, topi, dasi, hingga alat tulis yang menjadi penunjang utama dalam proses belajar mengajar. Menariknya, pada tahun anggaran 2025 ini, program tersebut mengalami peningkatan kualitas dengan penambahan item baru berupa baju batik sekolah.
Selain itu, peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana sekolah, dimana sepanjang tahun 2025 sebanyak 83 sekolah di berbagai jenjang pendidikan mendapatkan bantuan fisik berupa pembangunan dan rehabilitasi. Anggaran yang dikucurkan fantastis sebesar Rp31 Miliar lebih berasal dari kombinasi APBD dan APBN 2025, untuk berbagai kebutuhan mulai dari rehabilitasi ruang kelas, pembangunan toilet, pagar sekolah, hingga laboratorium.
Bantuan tersebut mencakup, 50 Sekolah untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 15 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sementara untuk total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp31 miliar, terdiri dari Rp20 miliar untuk jenjang SD (bersumber dari Dana Alokasi Umum Revitalisasi), Rp8 miliar untuk SMP, Rp1,9 miliar untuk PAUD.
Terakhir, RAMAH Ekonomi Kerakyatan. Program ini mencakup pengembangan ekonomi daerah seperti mendorong investasi dan pengembangan sektor ekonomi, UMKM yang berbasis potensi lokal dan pengembangan ekonomi hijau dan biru serta hilirisasi komoditi unggulan.
Mengembangkan destinasi pariwisata lokal dan program Kewirausahaan seperti menyediakan pelatihan yang digelar Balai Latihan Kerja (BLK) berkerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bantaeng.
Pembinaan dan promosi produk lokal UMKM kepada pengusaha lokal dan mempromosikan produk lokal melalui pameran, business matching dan pemasaran digital untuk pasar lokal maupun internasional.
Tak hanya melalui program unggulan, pasangan RAMAH juga banyak merealisasikan program di berbagai bidang. Sebut saja di bidang Pertanian dimana sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif telah menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) sebanyak lima kali kepada kelompok tani di berbagai kecamatan.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Sinjai melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bumi Panrita Kitta julukan daerah Kabupaten Sinjai.
Penyaluran pertama dilakukan pada 17 Juni 2025, berupa 2 unit Combine Harvester, 15 unit Hand Traktor roda dua serta 10 unit Power Thresher. Penyaluran kedua pada 3 Juli 2025, yang terdiri dari 4 unit Cultivator dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT), 2 unit Traktor Roda Crawler dari APBN
Pada 30 Oktober, Bupati Ratnawati kembali menyalurkan Alsintan untuk ketiga kalinya, dengan menyerahkan 6 unit Hand Traktor, 6 unit Power Thresher, 4 unit Pompa Air, Benih jagung untuk 200 hektar serta Bibit kopi untuk 100 hektar.
Kemudian penyaluran keempat pada 24 Desember 2025 menyerahkan bantuan traktor roda 4 secara simbolis kepada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dari 8 Kecamatan. Dan terakhir menyerahkan Alsintan kepada 10 kelompok tani dari berbagai kecamatan.
Tak tanggung-tanggung, bantuan yang disalurkan meliputi 4 unit traktor roda empat, 1 unit crowler untuk gapoktan, dan 5 unit traktor roda dua.
Selain itu, diserahkan pula 20 ribu liter herbisida, 10 ribu liter insektisida, dan 10 ribu kilogram fungisida—senjata penting bagi petani dalam menghadapi hama dan gulma.
Di sektor perikanan Pemkab Sinjai menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perikanan budidaya dengan menyalurkan bantuan 1.200.000 ekor benur udang windu kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan).
Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Produksi Benih Air Payau (BPBAP) Takalar, ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tambak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan.
Bidang Lingkungan Hidup, selama setahun terakhir Pemkab Sinjai komitmen dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan (regulasi, kelembagaan, pemberdayaan, teknologi, pembiayaan).
Di tahun pertama kepemimpinannya, pasangan ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pengadaan sarana kebersihan dalam rangka menunjang program "Sinjai Bersih".
Hal tersebut menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien. Peningkatan sarana kebersihan yang dilakukan diantaranya, dengan pengadaan dua unit mobil roda enam pengangkut sampah, tiga kontainer, dan enam unit sandong.
Tak hanya itu, empat mobil roda enam yang sebelumnya tidak berfungsi juga diperbaiki dan dioperasikan kembali, sehingga layanan kebersihan semakin optimal.
Selain pengadaan sarana kebersihan, Pemkab Sinjai juga menggencarkan berbagai program peningkatan kualitas lingkungan, termasuk pembersihan dan pengerukan drainase termasuk kanal untuk mencegah genangan air dan potensi banjir, serta optimalisasi ruang terbuka hijau di Kota Sinjai.
Melalui langkah nyata ini, Pemkab Sinjai terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan, memastikan bahwa kota Sinjai bersih elok, rapi, sehat, aman, tekun dan unggul seperti motto Bersatu.
Program ini juga selaras dengan program "Sinjai Terang". Sebuah komitmen nyata Pemkab Sinjai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Fokus utamanya adalah menghadirkan infrastruktur penerangan jalan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam beraktivitas, baik siang maupun malam hari.
Selain itu, wajah baru Kota Sinjai semakin indah dengan hadirnya lampu hias di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr. Hamka, yang merupakan jantung kota. Kehadiran lampu hias ini tidak hanya mempercantik taman kota, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih hidup, modern, dan menarik bagi warga maupun pengunjung.
Langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun kota yang terang, indah, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat identitas Sinjai sebagai kota yang terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.
Pemerintahan RAMAH di Kabupaten Sinjai juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi agenda strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Bupati Ratnawati, memberikan perhatian serius terhadap program ini dengan mencetuskan inovasi “Bu Tani Sigap Lo” (BUMDes dan Petani Siapkan Gizi Aman dan Pangan Lokal). Inovasi tersebut lahir dari kebutuhan penguatan ketahanan pangan berbasis desa sekaligus optimalisasi pangan lokal sebagai sumber gizi masyarakat.
Melalui Bu Tani Sigap Lo, peran BUMDes diperkuat sebagai agregator dan distributor pangan lokal. Dengan demikian, hasil produksi petani memiliki kepastian serapan, kualitas terjaga, serta nilai ekonomi yang meningkat. Inovasi ini menjadi bukti nyata dukungan desa terhadap Program Makanan Bergizi Gratis, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Termasuk mendukung pembangunan dan pendirian Koperasi Merah Putih Kelurahan dan Desa sampai ke pelosok Kabupaten Sinjai. Serta program Tiga (3) Juta Rumah yang dicanangkan Presiden RI Probowo Subianto.
Dukungan ini ditunjukkan lewat partisipasinya dalam merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi rumah tidak layak menjadi layak huni, di seluruh Kecamatan selama satu tahun terakhir. Total program bantuan perbaikan RTLH tahun 2025 menyentuh 103 warga kurang mampu.
Dari total tersebut, 10 unit diantaranya bersumber dari APBD, 80 unit bersumber dari APBN dan 3 unit dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai.
Fokus perbaikan bantuan perbaikan RTLH, mencakup atap, lantai, dinding, dapur, dan sanitasi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya fokus pada perbaikan atap, lantai dan dinding saja sehingga dana stimulan yang dikucurkan sebesar Rp25 juta per unit rumah.
Bupati Ratnawati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian kinerja selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati dalam Pemerintahan RAMAH. Menurutnya, berbagai program pembangunan yang telah dijalankan selama setahun terakhir merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sinjai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ratnawati menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kota. Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sinjai.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas capaian yang telah diraih selama satu tahun ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sinjai atas dukungan dan kebersamaan yang terjalin. Mari kita terus bergandengan tangan agar pembangunan di daerah kita semakin maju dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sama-samaki bangun Sinjai,” tutur Bupati Ratnawati, Jumat (20/2/2026).
Editor : INSTING JURNALIS
- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP

Komentar0