Jabat Kajari Bone, Dr Eri Satriana Siap Jaga Integritas

11/05/2019 | 23:28 WIB

Bagikan:
Dr Eri Satriana (tengah) bersama jajarannya menggelar jumpa pers di Kantor Kejaksaan Negeri Bone, Senin (04/11/2019).
INSTINGJURNALIS.Com--Kepala Kejaksaan Negeri Bone, Dr Eri Satriana siap mempertaruhkan dan menjaga integritas selama bertugas di Kabupaten Bone.

Hal itu disampaikan saat menggelar prees release di Kantor Kejaksaan Negeri Bone, Senin (04/11/2019), kata dia, mempertahankan integritas merupakan modal penting dalam menjabat sebagai kepala kejaksaan.

"Selama menjabat sebagai kepala kejaksaan saya meminta bantuan dari rekan-rekan pers untuk ikut mendukung, kami akan menjalankan tugas dan fungsi kami dan akan tetap mempertahankan integritas dalam penegakan hukum," kata Eri Satriana yang menggantikan Hj Nurni Farahyanti sebagai Kajari Bone.

Selain itu, pihaknya akan menuntaskan kasus yang ditinggalkan pendahulunya. "Pastinya kami akan tetap menindak lanjuti kasus sebelum saya," katanya.

Disinggung soal kasus Puskesmas Cina yang diduga melibatkan salah satu keluarga pejabat tinggi di Kabupaten Bone, Dr Eri Satriana, mengatakan pihaknya saat ini masih terus melakukan pemeriksaan terkait bukti pengembalian tersebut. "Kita sementara dalam pemeriksaan terkait pengembalian keuangan negara itu," katanya.

Sementara saat dimintai tanggapan alasan kejaksaan tidak menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan, padahal perbuatan mengarah ke tindak pidana korupsi telah terpenuhi berupa indikasi kerugian negara, mengatakan untuk menaikkan kasus tersebut harus dipenuhi minimal dua alat bukti.

"Karena untuk menaikkan menaikkan ke tahap penyidikan harus dua alat, dimana ada perbuatannya yang mengarah ke ranah korupsi, adapun indikasi kerugian negara sekitar 133 juta, itu hanya potensi apakah ada kesalahan adminstrasi atau memang korupsi dan inilah yang kita hadapi, tapi kalaupun nanti menyangkut adanya tindak pidan korupsi atau mal administrasi tentu kami akan sampaikan tindak lanjutnya, yang pastinya kasus ini tetap kami lakukan pemeriksaan," tambahnya lagi.

(Muhammad Irham)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI